OPINI: Prestasi Tak Berhenti di Gerbang PTN, Saatnya Mengubah Persepsi terhadap PTS
Prestasi siswa tak hanya diukur dari keberhasilan masuk PTN. Perguruan tinggi swasta (PTS) juga menawarkan pendidikan berkualitas dan peluang ber
Mantan anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar)memasukkan barang bawaan ke dalam mobil polisi menuju ke kediaman keluarga masing-masing setelah sebelumnya diberi pengarahan dan pembinaan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Gedung Pemkab Kediri, Jawa Timur, Senin (25/1/2016) malam. Sebanyak 22 warga eks-Gafatar tersebut dipulangkan ke keluarga masing-masing dengan pengawalan ketat polisi dan pendampingan dari tokoh masyarakat setempat. (JIBI/Solopos/Antara/Prasetia Fauzan
Ormas Gafatar memasuki babak baru. Pemprov DIY memastikan penjemputan eks Gafatar diundur sehari.
Harianjogja.com, JOGJA -- Rencana penjemputan eks anggota Gafatar asal DIY diundur sehari. Keputusan ini diambil setelah muncul kepastian akan ada kegiatan deradikalisasi di Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda DIY Sulistiyo mengatakan, kegiatan deradikalisasi di Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah, dilakukan Kamis (28/1/2016) malam. Oleh karena itu, penjemputan diundur sehari menjadi Jumat (29/1/2016) pagi.
"Rencananya tetap akan dijemput tujuh bus dengan pengawalan aparat," ujar Sulistiyo, Selasa (26/1/2016).
Data terakhir, sebanyak tujuh bus akan mengangkut 388 eks anggota Gafatar asal DIY yang kini ditampung di Donohudan. Selanjutnya, mereka akan dikarantina di Youth Center Sleman selama tiga hari.
Menurut Sulis, sudah ada koordinasi dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY sebagai pengelola Youth Center. Sejumlah persiapan, termasuk menyiapkan dapur umum dan tempat menginap juga sudah ditangani oleh Dinas Sosial yang dibantu Taruna Tanggap Bencana (Tagana).
"Untuk dapur umum akan dikelola Tagana dan Dibsos, kalau kurang nanti dari TNI bisa membantu," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prestasi siswa tak hanya diukur dari keberhasilan masuk PTN. Perguruan tinggi swasta (PTS) juga menawarkan pendidikan berkualitas dan peluang ber
Mabes TNI memantau TMMD ke-130 di Bantul. Progres pembangunan talut mencapai 55%, cor beton 65%, serta jalan dan gorong-gorong 85%.
Pemkot Jogja menyiapkan bantuan biaya pengobatan bagi korban kericuhan Malioboro ber-KTP Jogja yang belum tercover pembiayaan kesehatan.
Lima tokoh dan kelompok seni budaya Kulon Progo menerima penghargaan 2026 atas kiprah mereka melestarikan tradisi dan kesenian lokal.
LBH Jogja mengungkap dugaan awal kericuhan Malioboro pada 28 Oktober 2026, termasuk serangan terhadap demonstran dan pengerahan polisi.
DPMPTSP Sleman mencatat 733 usaha vila dan homestay hingga 26 Oktober 2026, terdiri atas 323 vila dan 410 homestay.