ORMAS GAFATAR : Penjemputan Eks Gafatar Diundur Sehari

Rabu, 27 Januari 2016 02:20 WIB
ORMAS GAFATAR : Penjemputan Eks Gafatar Diundur Sehari

Mantan anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar)memasukkan barang bawaan ke dalam mobil polisi menuju ke kediaman keluarga masing-masing setelah sebelumnya diberi pengarahan dan pembinaan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Gedung Pemkab Kediri, Jawa Timur, Senin (25/1/2016) malam. Sebanyak 22 warga eks-Gafatar tersebut dipulangkan ke keluarga masing-masing dengan pengawalan ketat polisi dan pendampingan dari tokoh masyarakat setempat. (JIBI/Solopos/Antara/Prasetia Fauzan

Ormas Gafatar memasuki babak baru. Pemprov DIY memastikan penjemputan eks Gafatar diundur sehari.

 

 

Harianjogja.com, JOGJA -- Rencana penjemputan eks anggota Gafatar asal DIY diundur sehari. Keputusan ini diambil setelah muncul kepastian akan ada kegiatan deradikalisasi di Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda DIY Sulistiyo mengatakan, kegiatan deradikalisasi di Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah, dilakukan Kamis (28/1/2016) malam. Oleh karena itu, penjemputan diundur sehari menjadi Jumat (29/1/2016) pagi.

"Rencananya tetap akan dijemput tujuh bus dengan pengawalan aparat," ujar Sulistiyo, Selasa (26/1/2016).

Data terakhir, sebanyak tujuh bus akan mengangkut 388 eks anggota Gafatar asal DIY yang kini ditampung di Donohudan. Selanjutnya, mereka akan dikarantina di Youth Center Sleman selama tiga hari.

Menurut Sulis, sudah ada koordinasi dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY sebagai pengelola Youth Center. Sejumlah persiapan, termasuk menyiapkan dapur umum dan tempat menginap juga sudah ditangani oleh Dinas Sosial yang dibantu Taruna Tanggap Bencana (Tagana).

"Untuk dapur umum akan dikelola Tagana dan Dibsos, kalau kurang nanti dari TNI bisa membantu," ujar dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online