Kelok 23 Dibuka September, Ada 3 Gardu Pandang di JJLS
Kelok 23 JJLS Gunungkidul-Bantul hampir rampung dan bakal dilengkapi tiga gardu pandang untuk menikmati panorama Laut Selatan.
Nelayan membawa seekor ikan tenggiri di Pantai Baron, Gunung Kidul, D.I. Yogyakarta, Senin(19/1/2015). Ia mengeluhkan sepinya tangkapan ikan seusai berlayar. Sepinya tangkapan ikan itu diduga akibat cuaca yang tidak menentu. (Juli Nugroho/JIBI/Bisnis)
Penataan Gunungkidul di Pantai Baron kembali dikeluhkan,
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Proses relokasi pedagang ikan di Pantai Baron, Desa Kemadang, Tanjungsari tidak berjalan lancar. Setelah pindah ke tempat baru, para pedagang mengaku mengalami penurunan pendapatan, karena lokasi baru dinilai kurang strategis dan lebih sempit dari tempat berjualan yang lama.
(Baca Juga : http://www.harianjogja.com/baca/2016/02/07/penataan-gunungkidul-relokasi-pedagang-pantai-baron-menuai-protes-688698">PENATAAN GUNUNGKIDUL : Relokasi Pedagang Pantai Baron Menuai Protes)
Pemindahan lapak dagangan ini dilakukan karena di tempat lama dijadikan sebagai kantor tempat pelelangan ikan. Oleh karenanya pedagang digeser ke sebelah utara dari tempat lama. Meski lokasin pemindahan tidak terlalu jauh, hal tersebut berpengaruh terhadap pendapatan pedagang.
Keluhan akan pemindahan ini salah satunya disuarakan oleh Suparsi, salah seorang pedagang ikan di Baron. Menurut dia, lokasi baru ini dinilai lebih sempit. Untuk satu lapak dengan luas empat meter persegi digunakan oleh satu kelompok yang terdiri dari tiga orang.
Selain ada kesan sempit, dia juga mengkritis posisi tempat berjualan. Posisi berdagang yang menghadap ke utara dinilai kurang strategis. Hal ini sangat berbeda dengan di lokasi yang lama yang menghadap ke barat. Posisi sekarang, kata Suparsi, ikan-ikan yang dijajakan kurang bisa terlihat oleh pengujung.
Akibat pemindahan yang dilakukan sejak awal tahun ini, Suparsi mengaku mengalami penurunan penjualan yang berujung terhadap pendapatan yang diterima.
“Kami berharap ada penataan ulang lagi, sehingga kami tidak terus merugi,” tuturnya.
Keluhan yang sama disuarakan Suminem. Menurutnya lokasi yang terkesan tertutup berdampak terhadap minat pengunjung untuk berjajan di lokasi tersebut.
“Coba lebih diperluas lagi, mungkin akan beda kondisinya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelok 23 JJLS Gunungkidul-Bantul hampir rampung dan bakal dilengkapi tiga gardu pandang untuk menikmati panorama Laut Selatan.
DPRD Bantul mendorong pembangunan dan rehabilitasi RJIT di kawasan Pansela untuk membantu petani mendapatkan pasokan air dan menekan risiko gagal panen.
Massimo Rivola menilai Aprilia bisa belajar dari kecerdasan Marc Marquez dalam mengelola risiko dan mengamankan poin di MotoGP 2026.
Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2026 mencatat rencana investasi sebesar Rp20,073 triliun untuk Jawa Tengah.
Lisa BLACKPINK resmi merilis SaWaDiKa sebagai single prarilis EP Press Play. Simak jadwal EP, dokumenter Always Lalisa dan konser Las Vegas.
Komnas HAM meminta BGN menghentikan sementara SPPG di lokasi keracunan MBG dan memperkuat evaluasi serta pengawasan keamanan pangan.