Pemkab Gunungkidul Verifikasi 30 Gerai KDMP, Ini Tujuannya
Pemkab Gunungkidul mulai memverifikasi 30 gerai KDMP yang telah dibangun. Operasional masih menunggu proses verifikasi dan validasi.
JIBI/SOLOPOS/Maulana Surya Pekerja menyelesaikan pembangunan gedung Bank Mandiri di samping rumah dinas walikota, Loji Gandrung Jl.Slamet Riyadi, Solo, Kamis (25/12/2013). Dalam melakukan proyek tersebut pekerja tidak didukung dengan alat keselamatan kerja, seperti tali pengaman. Hal ini sangat berisiko bagi dirinya.
Proyek molor di Pemkab Gunungkidul meningkat
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Meningkatkanya proyek molor di 2015 harus menjadi perhatian bersama. Jangan sampai kondisi itu terulang kembali di tahun ini.
Selain proses penunjukan rekanan dilakukan lebih awal, kalangan legislatif juga diminta untuk memaksimalkan fungsi pengawasan sehingga capaian buruk tersebut tidak terulang kembali.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Gunungkidul Suharno mengatakan, kinerja pemerintahan salah satunya bisa dilihat dari keberhasilan menyelesaikan program secara tepat waktu.
Saat ada program kerja yang mengalami kemoloran, pasti akan menjadi catatan tersendiri bagi Badan Pemeriksa Keuangan saat melakukan proses audit.
“Semaksimal mungkin proyek molor itu harus dikurangi. Apalagi kita saat ini sedang mengejar opini WTP dari BPK,” kata Suharno kepada wartawan, Jumat (18/3/2016).
Dia pun meminta agar eksekutif segera melakukan proses lelang untuk menghindari adanya keterlambatan dalam penyelesaian program. Jika dilihat dari data yang ada, tahun lalu jumlah pengerjaan molor lebih banyak dibadingkan yang terjadi di 2014.
Oleh karenanya, kondisi itu harus jadi perhatian bersama sehingga kejadian tersebut jangan sampai terulang kembali di tahun ini. Guna meminimalisir potensi itu, Suharno meminta kepada anggota dewan untuk meningkatkan fungsi pengasawan yang dimiliki.
Diharapkan pengawasan dilakukan tidak hanya saat proses pengerjaan dilakukan atau saat ada masalah. Namun dia menginginkan, wakil rakyat untuk aktif sejak awal mulai dari proses lelang sampai pengerjaan program itu.
“Keberhasilan program, selain dari sisi perencanaan dan pengerjaan, juga dipengaruhi saat proses lelang dilakukan. Semakin cepat proses ini dilalui, maka potensi keterlambatan bisa dikurangi,” tutur Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini.
Untuk diketahui, tahun lalu jumlah pengerjaan yang molor ada enam paket pengerjaaan, sedangkan di 2014 lalu jumlahnya hanya tiga program.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mulai memverifikasi 30 gerai KDMP yang telah dibangun. Operasional masih menunggu proses verifikasi dan validasi.
Rihanna turun langsung jualan Fenty Beauty di TikTok. Live ditonton 1,5 juta akun dan ia mengungkap punya 150 lagu belum dirilis.
TNI AD membongkar dugaan praktik judi online di KPAD Cijantung. Sebanyak 11 warga sipil diamankan dan 32 komputer disita.
Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah mengkaji moratorium industri setengah jadi untuk mempercepat hilirisasi dan memutus rantai ekspor produk.
Menkeu Suahasil Nazara menyebut Danantara tidak menyetor dividen ke APBN 2026 dan 2027. Kontribusi Danantara dinilai lebih luas.
Perpres 27/2026 mengatur perlindungan pekerja transportasi online, termasuk potongan aplikator 8 persen dan aturan turunan.