Jalan Watusigar-Nglipar Rusak Sejak 1997, Warga Minta Diperbaiki
Jalan Watusigar-Nglipar rusak sejak 1997. Warga berharap akses diperbaiki, sementara tahun ini baru direncanakan pengerjaan sekitar 100 meter.
Ilustrasi warga tenggelam (JIBI/Solopos/Dok.)
Kecelakaan laut terjadi di Pantai Baron.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL -- Kecelakaan laut kembali terjadi. Kali ini kejadian di Pantai Baron, Desa Kemadang, Tanjungsari, pada Rabu (25/5/2016). Sedikitnya lima orang wisatawan asal Magetan, Jawa Timur menjadi korban keganasan ombak.
(Baca Juga : http://www.harianjogja.com/baca/2016/04/18/wisatawan-tenggelam-terseret-arus-pantai-baron-wisatawan-asal-klaten-tewas-711404">WISATAWAN TENGGELAM : Terseret Arus Pantai Baron, Wisatawan asal Klaten Tewas)
Dari lima korban, empat di antaranya berhasil diselamatkan, sedangkan satu korban masih dalam pencarian petugas SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul.
Keempat korban yang berhasil diselamatkan antara lain Mukhlis,12; Firman,12; Ira,12; dan Sutini,50. Sementara korban yang masih hilang atas nama Dwi Setyo Novanto,12. Diketahui kelima korban ini merupakan anggota studi tour dari Sekolah Dasar Negeri 1 Panekan, Magetan, Jawa Timur.
Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto mengatakan, selaku guru, Sutini sebenarkan sudah mencoba memberikan pengawasan. Namun upaya itu kurang maksimal, bahkan ia sendiri juga menjadi korban saat akan berusaha memberikan pertolongan kepada anak didiknya.
“Saat dievakuasi dia [Sutini] sempat tak sadarkan diri. Namun semuanya baik-baik saja, karena setelah itu bisa sadarkan diri,” tuturnya.
Sementara itu, salah seorang saksi Zainal Abidin membenarkan adanya sejumlah wisatawan yang hilang terseret ombak. Rata-rata korban masih anak kecil karena itu merupakan rombongan dari sebuah SD. Dia mengatakan, ombak yang datang juga sempat menyeret keponakannya, namun ia berhasil menyelamatkan diri.
“Keponakan saya sudah besar jadi bisa selamat,” katanya.
Zainal menambahkan, kelompok yang tergulung sejak awal sudah mulai terpisah dari rombongan besar. Sesaat sebelum ada ombak besar, beberapa anak itu sudah mulai membuat kelompok sendiri dengan posisi makin ke tengah. Akibatnya saat datang ombak, para korban ikut terseret arus.
“Sesaat setelah kejadian, petugas datang untuk menyelamatkan para korban,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalan Watusigar-Nglipar rusak sejak 1997. Warga berharap akses diperbaiki, sementara tahun ini baru direncanakan pengerjaan sekitar 100 meter.
Dua kelompok disabilitas Kulonprogo mendapat bantuan InJourney Airports berupa fasilitas, pelatihan, dan pemberdayaan untuk menopang kemandirian.
Aldila Sutjiadi dan Erin Routliffe terhenti di perempat final US Open 2026 setelah kalah dari Ashlyn Krueger/Robin Montgomery.
Kondisi 5 gunung api status siaga hari ini, 9 September 2026, dari Anak Krakatau, Lewotobi Laki-laki, Merapi, Semeru hingga Sinabung.
Qasem Basir, rudal Iran yang dilaporkan digunakan menyerang kapal AS di Selat Hormuz, masih menunggu verifikasi independen.
Pakar UMY Rahmawati Husein mendukung optimalisasi PFB untuk memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi risiko bencana di Indonesia.