APBD Perubahan Gunungkidul: Transfer Turun, PAD Dinaikkan
APBD Perubahan Gunungkidul 2026 mulai dibahas. Pendapatan turun Rp50,65 miliar, sementara PAD dinaikkan untuk menutupinya.
Ribuan pengunjung terlihat memadati kawasan Pantai Baron saat pelaksanaan tradisi padusan, Minggu (5/6/2016). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Kecelakaan laut terjadi di Pantai Gunungkidul.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Ribuan pengunjung memenuhi kawasan pantai di Gunungkidul, untuk melakukan tradisi padusan, satu hari jelang pelaksanaan ibadah puasa. Dalam tradisi Padusan yang berlansung Minggu (5/6/2016), terdapat tiga kecelakaan laut, seluruh korban berhasil diselamatkan.
Adapun ketiga korban itu antara lain, Rizki Dani,20, warga Wirobrajan, Kota Jogja terseret ombak di Pantai Sanglen; Fitri,12, warga Ceper, Klaten, Jawa Tengah terseret ombak di Pantai Sepanjang. Sedang satu korban lain bernama Budi Iswanto, warga Sumberejo, Karangmojo, Karangmojo.
“Semua dapat diselamatkan petugas. Namun ada satu korban [Rizki Dani] sempat dibawa ke RSUD Wonosari untuk mendapatkan perawatan lanjutan, tapi kondisinya sudah membaik dan diperbolehkan pulang,” kata Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Marjono kepada wartawan, Minggu kemarin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
APBD Perubahan Gunungkidul 2026 mulai dibahas. Pendapatan turun Rp50,65 miliar, sementara PAD dinaikkan untuk menutupinya.
Bantuan pangan pemerintah meringankan beban keluarga Hayati Sahempa, warga miskin di Bailang, Manado, yang hidup dengan dapur beralas tanah.
Isu Ducati dijual Volkswagen kembali muncul di tengah restrukturisasi. Nilai Ducati diperkirakan Rp23,75 triliun. CEO Audi sebut belum ada keputusan. Simak sele
Prabowo mendorong kesiapsiagaan bencana karena Indonesia berada di Ring of Fire dan meminta anggaran mitigasi ditambah signifikan.
PAD wisata Gunungkidul sudah lebih dari Rp50 miliar. DPRD mendorong target retribusi wisata 2026 dinaikkan menjadi Rp60 miliar.
Digitalisasi bansos telah menjangkau 258 daerah di 38 provinsi dengan lebih dari 4,2 juta keluarga terdaftar hingga 1 September 2026.