SIM Keliling Jogja Malam Ini di Alun-Alun Kidul, Ini Jadwalnya
SIM Keliling Jogja Sabtu 17 Oktober 2026 melayani malam hari di Alun-Alun Kidul. Simak jadwal, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Bandara Kulonprogo dipertanyakan terkait kompensasi pada warga penggarap Pakualaman
Harianjogja.com, JOGJA- Ratusan warga penggarap lahan Pakualaman Ground (PAG) dari empat desa di Kulonprogo menuntut kompensasi sepertiga dari perkiraan harga lahan.
Hal itu diungkapkan warga dalam orasi yang digelar di Pura Pakualaman Jogja, Kamis (15/9/2016).
Koordinator Forum Komunikasi Penggarap Lahan Pesisir (FKPLP) Sumantoyo, mengungkapkan berdasarkan analisis tim pembangunan bandara, kata dia, harga lahan pesisir selatan termasuk lahan PAG yang digarap rata-rata Rp450.000 per meter.
Oleh karena itu, ia meminta Rp150.000 per meter atau sepertiga dari harga lahan per meter itu. Warga beralasan, atas jerih payahnya dengan memanfaatkan lahan membuat produktivitasnya meningkat sehingga harga tanahnya relatif tinggi.
Total lahan PAG digarap warga yang kini akan digunakan untuk pembangunan bandara sekitar 161 hektare. Tanah itu digarap sekitar 850 orang yang dimanfaatkan untuk berbagai macam, mulai dari pertanian, peternak, perikanan hingga sudah berdiri bangunan penginapan.
Jika dihitung rata-rata maka setiap penggarap memanfaatkan lahan sekitar 1.894 meter persegi.
"Kalau bayar sewa tidak, tetapi ada beberapa warga yang membayarnya ke pemerintah desa, seperti penginapan itu sekitar Rp800.000 pertahun tetapi diserahkan ke desa," ungkap dia.
Salahsatu wanita berumur 53 yang enggan disebut namanya mengakui menggarap lahan PAG sejak dari orangtuanya terdahulu. Kini ia masih menggarap sekitar 1.500 meter persegi untuk pertanian.
Lahan tersebut, imbuhnya, merupakan satu-satunya yang digunakan untuk mencukupi kebutuhan keluarga, seperti menyekolahkan ketiga anaknya yang kini duduk di bangku SMP dan SMA.
"Karepe iki njaluk, mengko iso dinggo buka gawean liyane [ini mau minta kompensasi untuk modal pekerjaan]," ucap wanita yang biasa menanam Melon dan Semangka di lahan PAG ini.
Perwakilan Pakualaman, Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Kusumo Parastho mengatakan pihaknya belum bisa menyampaikan jumlah nominal yang akan diberikan kepada warga sebagai kompensasi.
Akantetapi, ia memastikan bahwa Pura Pakualaman akan memberikan kompensasi kepada warga penggarap PAG yang terdampak bandara.
"Kalau itu [jumlah nominalnya] belum, karena masih proses, mereka kan meminta kepastian saja datang ke sini," ungkap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SIM Keliling Jogja Sabtu 17 Oktober 2026 melayani malam hari di Alun-Alun Kidul. Simak jadwal, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Polri menyiapkan 70.000 polisi hutan sesuai arahan Prabowo untuk memperkuat perlindungan hutan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan.
Polda DIY dan BNNP DIY merazia tempat hiburan malam di lima wilayah. Sebanyak 58 orang diperiksa, satu orang di Sleman positif amphetamine.
Pupuk Indonesia menyiapkan penyaluran pupuk subsidi melalui KDMP. Petani terdaftar cukup menunjukkan KTP dan menebus sesuai HET
PINSAR Indonesia menggelar Chicken and Egg Run 2026 di Jogja untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya konsumsi protein ayam dan telur.
Pendaftaran bansos BPNT dan PKH 2027 melalui Perlinsos Digital mewajibkan registrasi ulang. Simak syarat, cara daftar, dan cek desil DTSEN.