Kebakaran Tembus 153 Kasus di Gunungkidul, Warga Harus Aktif Mencegah
Sebanyak 153 kasus kebakaran terjadi di Gunungkidul hingga September 2026. DPRD meminta warga aktif mencegah kebakaran sejak dini.
Ilustrasi tanah longsor (JIBI/Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah)
Longsor Gunungkidul terjadi di Dusun Mongkrong Sampang Gedangsari
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Hujan deras yang terus mengguyur membuat talut setinggi dua meter di Desa Sampang, Kecamatan Gedangsari ambrol pada Senin (17/10/2016) pagi.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa in karena lokasi ambrol masih berjarak beberapa meter dari rumah warga.
Akibat peristiwa itu, puluhan warga Dusun Mongkrong, Sampang melakukan kegiatan kerja bakti untuk membersihkan material longsir. Warga berharap ada proses perbaikan sehingga kerusakan tidak meluas saat hujan turun kembali.
Salah seorang warga Dusun Mongkrong Jumraji mengatakan, talut yang longsor berada tepat di samping rumah miliknya. Namun ia merasa beruntung karena material longsoran tidak merusak rumah yang dimiliki.
“Material longsor hanya menimbun bangunan di samping rumah, tapi tidak sampai merusak,” katanya kepada wartawan, Senin.
Menurut dia, ambrolnya talut tidak lepas dari hujan deras yang terjadi sejak Minggu malam. Akibatnya talut yang berada di samping rumah ambrol karena gerusan dari air hujan.
“Saya harap ada proses perbaikan karena saya takut lokasi ambrol akan meluas saat hujan turun lagi,” ungkapnya.
Sementara itu, Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Gunungkidul Kusmiyanto mengatakan, pihaknya sudah koordinasi dengan para perangkat desa untuk melakukan antisipasi terhadap meluasnya kerusakan talut.
Salah satu langkah yang dilakukan dengan jalan membuat saluran sehingga saat hujan turun, air tidak mengalir ke saluran tersebut dan tidak melewati talut.
“Meski sudah ada upaya meminimalisir kerusakan, kami berharap agar warga tetap waspada terhadap ancaman longsor karena wilayah Gedangsari termasuk salah satu zona rawan di Gunungkidul,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 153 kasus kebakaran terjadi di Gunungkidul hingga September 2026. DPRD meminta warga aktif mencegah kebakaran sejak dini.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Selasa 22 September 2026 tersedia mulai 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 22 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif flat Rp8.000.
Propam Polresta Jogja menetapkan Aipda S sebagai terduga pelanggar kasus Alkid dan mengamankannya di Patsus untuk pemeriksaan.
Nusantara Explorer segera hadir sebagai kereta wisata KAI. Simak fasilitas, kapasitas, progres kesiapan, dan gambaran harga tiketnya.
Influenza tipe A belum ditemukan di Jogja. Hasto meminta puskesmas memperkuat skrining dan rujukan pasien bergejala berkepanjangan.