Bupati Gunungkidul Minta Jaga Warga Lebih Aktif, Ini Tujuannya
Bupati Gunungkidul Endah Subekti meminta kelompok Jaga Warga memperkuat kamtibmas, mencegah konflik sosial, narkoba, kenakalan remaja, dan hoaks.
Sebelas pelaku judi Kartu China yang diamankan petugas Reskrim Polres Gunungkidul. Jumat (23/12/2016). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Judi Gunungkidul digerebek, ada 11 orang diamankan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Jajaran Reserse dan Kriminal Polres Gunungkidul menggrebek praktik perjudian kartu China di Dusun Semampir, Semugih, Kecamatan Rongkop pada Kamis (22/12/2016) malam. Hasilnya polisi mengamankan sebelas pelaku lengkap dengan barang bukti permainan.
Adapun pelaku yang diamankan antara lain BW,58; SDR,54; NDM,60; BS,39; DP,30 dan TM,44, yang merupakan alamat Semugih, Rongkop. Sedang kelima pelaku lainnya berinisial HW,64; SB,48 yang berasal dari Desa Pringombo, SRT,53, asal Pakel, Rongkop; SM,58, alamat Melikan, Rongkop dan ST,49, asal Nglindur, Rongkop.
Saat ini para pelaku diamankan di Mapolres Gunungkidul untuk menjalani pemeriksaan intensif. Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp1,5 juta, tiga set kartu China dan empat lembar tikar.
Wakil Kepala Polres Gunungkidul Komisaris Polisi Verena Sri Wahyuningsih mengatakan, pengungkapan judi kartu ini bermula dari laporan masyarakat yang merasa resah dengan kegiatan tersebut. Setelah mendapatkan laporan, polisi pun langsung melakukan penyelidikan sehingga menemukan cukup bukti untuk menggerebek kegiatan tersebut. “Langsung kita grebek lengkap dengan barang buktinya,” katanya kepada wartawan, Jumat (23/12/2016).
Verena menjelaskan, pengrebekan kasus judi ini termasuk besar karena berhasil mengamankan belasan pelaku. Disinyalir lokasi itu sudah sering digunakan arena bermain sehingga banyak pemainnya.
“Saat kita gerebek ada dua kelompok bermain, di mana setiap kelompok ada lima pemain,” tuturnya.
Atas perbuatan tersebut, keempat pelaku dijerat pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal sepuluh tahun penjara dan denda paling banyak Rp25 juta.
Sementara itu, Kasat Polres Gunungkidul AKP Mustijat Priyamodo menambahkan, hasil pemeriksaan awal, dari sebelas pelaku yang diamankan terdapat salah seorang perangkat desa. Pelaku ini berinisial SB dan menjabat sebagai Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat di salah satu desa di Kecamatan Rongkop. “Masih terus kita dalami. Yang jelas kita akan selesaikan kasus ini sampai tuntas,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti meminta kelompok Jaga Warga memperkuat kamtibmas, mencegah konflik sosial, narkoba, kenakalan remaja, dan hoaks.
Pemprov Jawa Tengah menutup sementara jalur pendakian lima gunung menyusul karhutla di Lawu, Sumbing, dan Pakuwaja. Kebakaran Lawu mencapai 230 hektare.
RSJ Grhasia DIY menyiapkan inovasi SIAP Farmasi untuk mempermudah akses obat pasien rawat jalan melalui layanan pengantaran yang aman dan terpantau
Inspeksi mobil sebelum dijual membantu perusahaan mengetahui kondisi aktual armada, memetakan kebutuhan perbaikan, dan menentukan langkah penjualan.
BRAN menargetkan penyusunan SOTK rampung dalam 100 hari kerja dan menjajaki kerja sama dengan Komnas HAM untuk menangani konflik agraria.
Budaya pakewuh dapat menghambat perkembangan bisnis. Pelaku UMKM didorong bersikap tegas, memanfaatkan pemasaran digital, dan meningkatkan literasi untuk memper