LEPTOSPIROSIS GUNUNGKIDUL : Jumlah Kasus Bertambah, Tak Ada Peningkatan Status

David Kurniawan
David Kurniawan Selasa, 21 Maret 2017 20:18 WIB
LEPTOSPIROSIS GUNUNGKIDUL : Jumlah Kasus Bertambah, Tak Ada Peningkatan Status

Leptospirosis Gunungkidul jumlah kasus terus bertambah.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Sebaran penyakit leptospirosis di Gunungkidul terus meluas. Kali ini, dugaan penyakit karena air seni tikus ditemukan di wilayah Semanu, bahkan korbannya sampai meninggal dunia.

Baca Juga :http://m.solopos.com/?p=803417"> LEPTOSPIROSIS GUNUNGKIDUL : Sebaran Meluas, Pasien dari Semanu Ikut Meninggal

Kasus leptospirosis yang marak di wilayah Gunungkidul sudah menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul.

“Sudah kita koordinasikan dan upaya pencegahan akan terus kami galakan,” kata Bupati Gunungkidul Badingah, Selasa (21/3/2017).

Disinggung mengenai potensi penetapan Kejadian Luar Biasa (KLB) leptospirosis, Badingah mengaku belum memikirkan hal tersebut.

“Kami belum tetapkan KLB, tapi upaya pencegahan dan penganggulangan akan terus kami lakukan,” kata Badingah.

Kepala Seksi Pengendalian Penyebaran Penyakit Tidak Menular dan Zoonensis, Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Gunungkidul Yudo Hendratmo mengatakan, ada penambahan temuan penyakit yang diduga karena leptospirosis sebanyak empat kasus. Kendati demikian, informasi ini masih sebatas lisan dan belum ada pemberitahuan secara resmi.

“Kalau dengan tambahan empat kasus ini maka jumlahnya ada 38 kasus,” katanya, kemarin.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online