Geopark Gunungsewu Bersiap, Asesor UNESCO Kunjungi Gunungkidul
Asesor UNESCO mengunjungi Luweng Jomblang dan Hutan Wanagama untuk pra-revalidasi Geopark Gunungsewu menjelang penilaian ulang 2027.
Dinas Perhubungan Gunungkidul siap membantu UPT Terminal Dhaksinarga mengawal bus antar kota antar provinsi (AKAP) masuk ke terminal
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Perhubungan Gunungkidul siap membantu UPT Terminal Dhaksinarga mengawal bus antar kota antar provinsi (AKAP) masuk ke terminal. Kebijakan ini dilakukan untuk memastikan jumlah pemudik yang turun melalui terminal terbesar di Kabupaten Gunungkidul.
Kepala Bidang Angkutan dan Terminal, Dinas Perhubungan Gunungkidul Kuncoro Budi Santoso mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan personel guna melakukan pengawasan terhadap armada angkutan AKAP untuk masuk ke Terminal Dhaksinarga.
Rencananya, personel yang dipersiapkan akan berjaga-jaga mulai dari Bundaran Siyono, Logandeng, Playen menuju jalan ring road utara sampai ke perempatan selang, Desa Selang, Wonosari.
“Petugas akan mengarahkan awak bus untuk melalui ringroad kemudian masuk ke terminal,” kata Kuncoro kepada wartawan, Senin (19/6/2017).
Dia menjelaskan, adanya perpindahan pengelolaan Terminal Dhaksninarga ke Pemerintah Pusat maka berdampak terhadap proses pengawasan. Kuncoro menuturkan, pengawasan yang dilakukan hanya sampai di Perempatan Selang, selanjutnya dari perempatan menuju ke terminal diserahkan sepenuhnya ke pengelola terminal.
“Kalau tahun lalu, kami sampai di terminal, tapi sekarang hanya sampai di perempatan Selang saja,” kata mantan Kepala Bidang Transportasi ini.
Hal senada diungkapkan oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha, UPT Terminal Dhaksinarga Suprapto. Menurut dia, kebijakan armada bus AKAP masuk terminal sudah lama diterapkan. Namun selama lebaran, akan dilakukan pengawasan secara intensif sehingga seluruh armada dapat menaati kebijakan tersebut.
“Untuk pengawasan, kami bekerjasama dengan Dishub Gunungkidul,” kata Suprapto.
Menurut dia, pengawasan dilakukan guna memastikan berapa jumlah armada angkutan yang beroperasi. Selain itu, kebijakan tersebut juga untuk kepastian jumlah pemudik yang turun melalui terminal.
“Kami berharap agar awak angkutan bisa menaati kebijakan itu. Sebab, ini penting untuk mengetahui data pasti jumlah pemudik yang datang,” katanya lagi.
Prapto menambahkan, memasuki H-6 lebaran kondisi di Terminal Dhaksinarga masih terlihat lengang dan belum ada lonjakan jumlah penumpang yang datang. Ia pun memprediksi, puncak arus mudik terjadi pada H-1 lebaran. “Kalau sekarang [kemarin] kondisinya masih seperti biasa,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Asesor UNESCO mengunjungi Luweng Jomblang dan Hutan Wanagama untuk pra-revalidasi Geopark Gunungsewu menjelang penilaian ulang 2027.
Investasi Temanggung mencapai Rp1,806 triliun hingga 26 Oktober 2026 atau 84% target tahunan, dengan 22.307 tenaga kerja terserap.
Luhut Pandjaitan menargetkan 100 juta warga terdaftar dalam sistem bansos digital GovTech saat peluncuran oleh Presiden Prabowo pada 10 November 2026.
Sembada Run 2026 digelar di Lapangan Denggung, Sleman, dengan kategori 3K dan 5K untuk mendorong gaya hidup sehat serta promosi UMKM.
Danantara mengkaji akuisisi perusahaan atau pembangunan pabrik baru untuk memperkuat industri tekstil dan membuka lapangan kerja di Indonesia.
Tim penilai pusat mengevaluasi pengelolaan sanitasi di TPST Donokerto dan Madurejo, Sleman, untuk menilai layanan, regulasi, dan keberlanjutan.