KEKERINGAN GUNUNGKIDUL : Instalasi Macet Bertahun-tahun

David Kurniawan
David Kurniawan Selasa, 01 Agustus 2017 18:20 WIB
KEKERINGAN GUNUNGKIDUL : Instalasi Macet Bertahun-tahun

Kepala Polres Gunungkidul AKPB Muhammad Arif Sugiarto (pegang selang) saat memasukan bantuan air bersih ke dalam jeriken milik warga Dusun Ngricik, Desa Melikan, Rongkop, Senin (27/7/2017). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)

Kekeringan Gunungkidul di Desa Melikan terus meluas

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Kekeringan di Desa Melikan, Kecamatan Rongkop terus meluas. Akibatnya sekitar 1.150 Kepala Keluarga dari 13 dusun di Melikan mengalami krisis air bersih.

Untuk mengatasi kekurangan air bersih, pemerintah desa sudah melakukan berbagai cara mulai dari mengadu ke Pemerintah Kabupaten hingga mengandeng akademisi dari Universitas Islam Indonesia (UII) untuk mencari sumber air. Namun hingga sekarang belum juga membuahkan hasil karena sumber air belum diketemukan.

“Sudah ada enam titik yang diteliti, namun tidak juga menemukan sumber air,” kata  Kepala Desa Melikan, Kartina, Senin (31/7/2017).

Dia menjelaskan, untuk mencukupi kebutuhan air bersih banyak warga yang membeli pasokan air bersih dari wilayah Pracimantoro, Jawa Tengah. Untuk harga, air bersih ini dipatok Rp120.000 per tangki.

“Warga juga sering mengandalkan bantuan air bersih dari pemerintah maupun pihak swasta,” ungkapnya.

Kartina menambahkan, untuk pasokan air dari Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) belum bisa diandalkan hingga sekarang. Pasalnya instalasi yang terpasang belum menjangkau seluruh wilayah. Dari 13 dusun yang ada, instalasi baru menyasar ke empat dusun meliputi Tambak, Kembang, Ngricik  dan Gebang.

Namun demikian, lanjut Kartina, meski sudah terpasang di empat dusun, namun pasokan air bersih belum bisa dirasakan masyarakat. Sebab, aliran baru bisa dinikmati oleh sebagian warga di Dusun Tambak.

“Belum maksimal. Apalagi air yang mengalir baru mulai mengucur sejak tahun lalu karena adanya perbaikan jaringan pipa dari PDAM. Sedang di tahun-tahun sebelumnya hanya sebatas instalasi tanpa bisa difungsikan,” imbuhnya.

Terpisah, Direktur Utama PDAM Tirta Handayani Isnawan Fibrianto hingga berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi terkait dengan pelayanan air bersih di wilayah Kecamatan Rongkop, khususnya di Desa Melikan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online