Hadapi Kemarau Panjang, Warga Gunungkidul Diminta Bijak Memakai Air
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Jumbadi, salah seorang petani di Desa Jepitu sedang melakukan pemasangan jaring untuk mengantisipasi serangan monyet ekor panjang. Selasa (8/8/2017). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Diharapkan, serangan-serangan itu dapat berkurang sehingga petani tidak mengalami kerugian
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Meski hujan sudah mulai turun, tapi masyarakat di Desa Pundungsari, Kecamatan Semin, masih resah dengan ancaman serangan monyet ekor panjang (Macaca fascicularis). Hingga sekarang, lahan pertanian di lima dusun menjadi korban serangan mereka.
Lima dusun yang diserang meliputi Dusun Kutugan, Bonpon, Jelok, Tepus, dan Sedono. Salah seorang warga Dusun Sedono Suroto meyakini, serangan terjadi karena stok makanan yang dimiliki telah habis. “Sekali datang mencapai ratusan sehingga warga tidak bisa berbuat banyak,” kata Suroto kepada Harian Jogja, Senin (2/10/2017).
Serangan ini sudah dilaporkan kepada pemerintah, baik melalui pemerintah desa maupun langsung kepada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X saat melakukan kunjungan. Diharapkan, serangan-serangan itu dapat berkurang sehingga petani tidak mengalami kerugian.
“Ya, kalau terus diserang, petani yang rugi karena tidak bisa merasakan hasil karena dijarah kawanan monyet,” ucap dia.
Kepala Seksi Pelayanan Desa Pundungsari Suhardi mengakui masih ada warga yang resah akan serangan monyet. serangan ini membuat rusaknya area pertanian sehingga panen yang dihasilkan berkurang drastis. “Kami sudah mendapatkan laporan tentang serangan. Total di wilayah kami ada lima dusun yang jadi korban,” kata Suhardi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.
Prabowo tegas minta BPKP tetap periksa pejabat yang diduga menyimpang tanpa melihat kedekatan dengan dirinya.
Polisi selidiki keributan di Tegalrejo Jogja yang viral di media sosial. Diduga terjadi penganiayaan usai cekcok di jalan.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang