30 Ban Pengaman Jalur Wediombo Terbakar, Warga Cari Pengganti
Sebanyak 30 ban pengaman di jalur ekstrem menuju Pantai Wediombo, Gunungkidul, terbakar. Warga mengumpulkan ban pengganti untuk mengurangi risiko kecelakaan.
Sunu Handoko Bayu Sagara, warga Desa Jepitu, Girisubo ini sejak 2006 lalu mendedikasikan sebagian hidupnya sebagai penjaga pantai
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Sunu Handoko Bayu Sagara, warga Desa Jepitu, Girisubo ini sejak 2006 lalu mendedikasikan sebagian hidupnya sebagai penjaga pantai di wilayah I Gunungkidul.
Menjadi anggota SAR bukanlah mimpi yang diinginkan, sebab saat muda dirinya kepengin menjadi anggota kepolisian. Namun mimpi tersebut tidak kesampaian karena beberapa kali mendaftar selalu gagal.
Meski demikian, ia mengaku kegagalan bukan hal yang harus diratapi, karena roda hidup terus berputar. Di awal-awal menjadi anggota SAR, dia mengaku terpaksa.
Namun setelah menjalani dan mengetahui seluk beluk dalam kegiatan rescue pejaga pantai, ia pun jatuh hati dan berdedikasi menjaga keselamatan di wilayah laut.
“Yang jelas sejak kecil saya sudah akrab dengan laut, karena orang tua juga sebagai nelayan. Jadi hal ini yang membuat saya jadi cepat beradaptasi sebagai anggota SAR,” kata Sunu kepada Harianjogja.com, Rabu (4/10/2017).
Menurut dia, tugas sebagai anggota SAR tidaklah mudah karena nyawa menjadi taruhan saat melakukan upaya penyelamatan. Secara presentase, peluang petugas saat melakukan penyelamatan, peluang hidup hanya 40%, sedang yang 60% adalah bahaya dan dapat berujung hilangnya nyawa.
Namun demikian, risiko ini menjadi tantangan tersendiri karena saat berhasil menyelamatkan korban kecalakaan laut merupakan prestasi yang tak ternilai harganya.
“Kalau korban tidak selamat, jelas kami sedih. Tapi kalau berhasil diselamatkan, memiliki arti sendiri. Sebab bisa menyelamatkan nyawa pengunjung merupakan hal yang diimpi-impikan setiap anggota SAR,” tutur Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul ini.
Setelah bergumul dengan ganasnya ombak di kawasan Pantai Selatan, mulai dari Sadeng hingga wilayah Pantai Timang selama belasan tahun, Sunu pun paham betul bagaimana karakteristik alam yang dimiliki.
Mimpi tinggi pun ia gantungkan dengan harapan suatu saat nanti di wilayah pantai bisa bebas dari laka laut.
Meski terkesan mustahil, baginya keselamatan di kawasan pantai merupakan hal yang penting dan wajib diciptakan. Oleh karenanya, dia meminta partisipasi dari berbagai pihak, mulai dari pengunjung hingga pemerintah daerah.
Khusus untuk pengunjung, potensi rawan laka dapat dikurangi dengan menaati segala peraturan dan peringatan yang dipasang. Sedang partisipasi dari pemerintah dibutuhkan untuk memberikan fasilitas agar upaya penyelamatan dapat lebih maksimal.
“Keberhasilan mengurangi risiko laka, bukan hanya tugas dari anggota SAR, namun juga butuh dukungan semua pihak sehingga upaya pencegahan dapat maksimal,” kata pria kelahiran Sanggau, Kalimantan Barat, 16 Mei 1984 ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 30 ban pengaman di jalur ekstrem menuju Pantai Wediombo, Gunungkidul, terbakar. Warga mengumpulkan ban pengganti untuk mengurangi risiko kecelakaan.
Cek jadwal KSPN dari Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Drini pada 29 Oktober 2026, lengkap dengan tarif dan jadwal pulang.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis, 29 Oktober 2026, tersedia 10 perjalanan dari pagi hingga malam untuk kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA 29 Oktober 2026 tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Cek jam keberangkatan Jogja–YIA dan sebaliknya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.