Kalurahan Plembutan Gunungkidul Kembangkan Mitigasi Banjir, Dilirik ASEAN
Kalurahan Plembutan, Gunungkidul, mengembangkan mitigasi banjir berbasis peringatan dini setelah banjir 2017 dan 2025. Program ini menarik perhatian ASEAN.
Menteri Kesehatan melihat proses imunisasi Measles Rubella di Madrasah Tsanawiyah Negeri 10, Jl. Damai, Sleman, Selasa (1/8/2017). Pemerintah berkomitmen untuk menghilangkan penularan dan populasi virus campak dan rubella di tahun 2020 serta mengkampanyekan pemberian imunisasi tersebut pada anak usia sembilan bulan sampai usia di bawah 15 tahun, untuk menekan kejadian kasus campak (measles) dan rubella. (Gigih.M. Hanafi/JIBI/Harian Jogja)
Dinas Kesehatan Gunungkidul mengklaim tingkat partisipasi imunisasi MR mencapai 98,50%.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Kesehatan Gunungkidul mengklaim tingkat partisipasi imunisasi MR mencapai 98,50%.
Meski pemberian vaksin sudah resmi ditutup, dinas masih akan melakukan penyisirian terhadap anak-anak yang belum mendapatkan vaksin.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan pelaksanaan imunisasi MR resmi ditutup pada akhir September lalu. Selama pemberian vaksin yang berlangsung dua bulan, tingkat partisipasi warga tinggi.
Dari target 147.000 anak wajib imunisasi, 98,50% di antaranya telah diberikan vaksin untuk mencegah penyebaran penyakit campak dan rubella.
“Secara angka pastinya saya belum dapat, tapi dari sisi presentase mencapai 98,50%,” kata Dewi kepada wartawan, Rabu (4/10/2017).
Menurut dia, tingkat partisipasi imunisasi MR di Gunungkidul terhitung tinggi karena melebihi rataan di Provinsi DIY yang capaiannya di kisaran 95,7%. Dewi menegaskan, dengan tingginya capaian tersebut, maka pelaksanaan imunisasi di Bumi Handayani tidak akan diperpanjang.
Hanya saja, lanjut dia, dinas kesehatan masih membuka kesempatan kepada anak-anak yang belum diimunisasi untuk mendapatkan vaksin.
“Meski sudah ditutup, tapi kami akan terus melakukan penyisiran,” ungkap mantan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan ini.
Dewi tidak menampik, selama pemberian imunisasi terdapat penolakan. Beberapa penolakan dapat terlihat di sejumlah pesantren di Ngiplar dan Playen. Namun demikian, sambung dia, hal tersebut bukan menjadi masalah karena proses jalan terus hingga capaian di Gunungkidul mendekati dari target yang telah ditentukan sejak awal.
“Penolakan yang terjadi bukan menjadi masalah karena hal ini sebagai proses dinamika di lapangan saat pelaksanaan program,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kalurahan Plembutan, Gunungkidul, mengembangkan mitigasi banjir berbasis peringatan dini setelah banjir 2017 dan 2025. Program ini menarik perhatian ASEAN.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Kamis, 29 Oktober 2026. Tarif Rp12.000 sekali jalan, tersedia enam jadwal pergi dan pulang.
Cek jadwal KSPN dari Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Drini pada 29 Oktober 2026, lengkap dengan tarif dan jadwal pulang.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis, 29 Oktober 2026, tersedia 10 perjalanan dari pagi hingga malam untuk kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA 29 Oktober 2026 tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Cek jam keberangkatan Jogja–YIA dan sebaliknya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan di setiap stasiun.