Dropping Air Dihentikan, Anggaran Masih Sisa Rp150 Juta

David Kurniawan
David Kurniawan Kamis, 19 Oktober 2017 18:20 WIB
Dropping Air Dihentikan, Anggaran Masih Sisa Rp150 Juta

Warga Desa Sumberwungu, Tepus sedang mengantre air yang disalurkan oleh Kepolisian DIY dengan menggunakan water canon, Jumat (18/9/2015). (JIBI/Harian Jogja/Uli Febriarni)

Selama musim kemarau, BPBD Gunungkidul memberikan bantuan air bersih ke 12 kecamatan.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Selama musim kemarau, BPBD Gunungkidul memberikan bantuan air bersih ke 12 kecamatan.

Rinciannya, yakni Rongkop, Paliyan, Panggang, Girisubo, Purwosari, Tepus. Sedang enam kecamatan lain meliputi Tanjungsari, Nglipar, Patuk, Ponjong, Ngawen, dan Gedangsari.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul Sutaryono mengatakan total bantuan air bersih yang diberikan mencapai 2.500an tangki dan menghabiskan anggaran sekitar Rp450 juta.

“Total anggaran dropping mencapai Rp600 juta, jadi masih ada sisa anggaran sebesar Rp150 juta. Saldo ini akan kami kembalikan ke pemkab, termasuk didalamnya anggaran untuk operasional dan pemeliharaan tangki pengangkut air,” ungkap dia, Kamis (19/10/2017).

Lebih jauh dikatakan Sutaryono, meski dropping telah dihentikan, namun BPBD masih membuka kesempatan bagi daerah yang merasa kekurangan untuk mengajukan permohonan bantuan. Hanya saja, lanjut dia, permohonan harus dilakukan secara resmi oleh pemerintah desa setempat.

Terpisah, Camat Tanjungsari Rakhmadian Wijayanto mengakui ada sebagiaan wilayahnya yang mengalami krisis air saat musim kemarau sehingga rutin mendapatkan bantuan.

Namun memasuki musim hujan, upaya permintaan telah berkurang karena kebutuhan air dapat tercukupi melalui hujan. “Hampir setiap hari ada hujan dan berdampak terhadap terisinya bak-bak penampungan air milik warga,” katanya.

Menurut dia, dengan terisinya bak-bak penampungan dari air hujan maka bisa menjadi cadangan untuk memenuhi kebutuhan air bersih. “Jadi warga tidak lagi membutuhkan bantuan air karena sudah ada hujan,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online