PPRY Salurkan 250 Paket Sembako, Penambang Berharap Ada Rekomtek
Penambang pasir Sungai Progo berharap pemerintah menerbitkan Rekomtek pompa mekanik. PPRY juga menyalurkan 250 paket sembako di Gulurejo.
Pelaksanaan presentasi hasil penelitian di salah satu ruangan dalam seminar nasional di STTNas, Sabtu (9/12/2017). (Sunartono/JIBI/Harian Jogja)
Para akademisi dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia berkumpul mendiskusikan hasil riset
Harianjogja.com, SLEMAN - Para akademisi dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia berkumpul mendiskusikan hasil riset dalam seminar nasional ReTII ke-12 di kampus STTNas, Sabtu (9/12/2017).
Seminar itu mengangkat tema tentang Optimalisasi Riset Indonesia untuk Memperkokoh Kemandirian Bangsa dan Menjawab Tantangan Dinamika Asean Community.
Ketua Panitia Sugiarto menjelaskan, seminar itu merupakan yang ke-12 kalinya digelar sebagai salah satu upaya menjalankan tridharma perguruan tinggi, utamanya di bidang penelitian. Sehingga diskusi penelitian itu digelar dalam lingkup yang lebih luas dengan melibatkan berbagai akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Ia berharap dalam seminar itu mendapat banyak masukan dari peneliti lain sehingga dapat menambah wawasan dan khasanah keilmuan.
Tak dapat dipungkiri, Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) menjadi salah satu fokus pembahasan dalam seminar tersebut, sebagai tantangan perguruan tinggi dalam menyiapkan SDM.
Mengingat banyak tenaga kerja seperti akuntan di Jakarta yang justru berasal dari negara lain. Sehingga penyiapan SDM oleh perguruan tinggi harus benar-benar dilakukan.
"Adanya masyarakat ekonomi Asean, perguruan tinggi baik baik negeri atau swasta harus mengantisipasi untuk menyiapkan SDM, sebagai peluang, salah satu wadahnya adalah bagaimana kami bisa sharing keilmuan seperti seminar ini," terangnya di sela-sela seminar, Sabtu (9/12/2017).
Hal lain yang juga menjadi pembahasan dalam seminar itu adalah, upaya perguruan tinggi dalam merespon disrupsi inovasi, bahwa pemenang tidak hanya ditentukan oleh pemilik SDM yang baik saja, namun ditentukan pula oleh mereka yang mampu menyesuaikan dengan perkembangan teknologi informasi.
Sehingga kolaborasi dalam penelitian sangat dibutuhan untuk merespon tantangan itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penambang pasir Sungai Progo berharap pemerintah menerbitkan Rekomtek pompa mekanik. PPRY juga menyalurkan 250 paket sembako di Gulurejo.
Pemuda Kulon Progo menyoroti kenaikan biaya hidup, sulitnya mencari kerja, hingga pajak pembalut yang dinilai menambah beban perempuan.
Pemkot Jogja mendampingi 17 Koperasi Merah Putih. KKMP Gunungketur mencatat omzet Rp137,75 juta dari usaha batik pada 2025.
Hujan sedang hingga deras memicu banjir dan longsor di sejumlah wilayah Kabupaten Malang. BPBD memastikan tidak ada korban jiwa.
BPS mencatat pengeluaran wisman mencapai Rp24,74 juta per kunjungan pada triwulan III/2026, naik 5,95% secara tahunan.
Kunjungan wisata Sleman mencapai 7,1 juta orang hingga September 2026. Dinpar memproyeksikan PAD bisa melampaui target Rp403,5 miliar.