CUACA EKSTREM : Hujan Deras Datang Lagi, Warga Juminahan Kembali Siaga

Beny Prasetya
Beny Prasetya Senin, 11 Desember 2017 18:20 WIB
CUACA EKSTREM : Hujan Deras Datang Lagi, Warga Juminahan Kembali Siaga

JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Seorang bermain sepak bola dengan memanfaatkan jembatan Juminahan yang ditutup untuk lalu lintas kendaraan bermotor seperti terlihat pada Jumat (24/04/2015). Banjir yang terjadi pada Rabu (22/04/2015) di sepanjang aliran sungai Code mengakibatkan rumah warga tergenang dan talut pemukiman di sisi selatan jembatan itu ambrol.

Hujan deras kembali mengguyur wilayah Jogja, Senin (10/12/2017)

Harianjogja.com, JOGJA - Imbauan BMKG DIY, agar masyarakat waspada akan hujan akan kembali muncul di DIY tidak menyurutkan warga RT 57 dan 58, Tegal Panggung, Juminahan, Danurejan untuk tetap tinggal dirumah masing-masing. Padahal rumah mereka yang berada bantaran Sungai Code itu berpontensi longsor.

Ketua RT 57 yang sekaligus Ketua 2 Komunitas Tanggap Bencana (KTB) Juminahan, Hendro Waluyo, mengatakan, sejumlah 125 jiwa yang rumahnya berpotensi mengalami kelongsoran saat ini tidak mengungsi.

"Hanya tiga Kepala Keluarga yang mengungsi, yang kemarin [Selasa 28/11] terdampak langsung longsor," jelas Hendro Senin (11/12/2017).

Adapun menurut Hendro, seluruh warga yang juga tergabung dalam KTB Juminahan telah mensiagakan dirinya masing-masing terkait kemungkinan cuaca buruk yang kembali datang. "Kami [Warga] melakukan ronda tiap malam, kami sudah meningkatkan ke tingkat siaga,"

Hendro juga mengungkapkan bahwa warga Jumenahan telah bersiap untuk kembali mengungsi. Di mana  KTB Jumenahan telah menyiapkan tenda untuk mengungsi jika cuaca buruk kembali datang. "Dari ronda tiap malam itu bisa mengontrol talut, dan tenda masih ada, tinggal dibuka," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online