Gunungkidul Bidik Nilai A SAKIP, Bupati Dorong Reformasi Birokrasi
Pemkab Gunungkidul menargetkan predikat A pada SAKIP 2026 setelah tahun lalu meraih BB. Reformasi birokrasi dan kinerja nyata menjadi fokus.
Untuk keselamatan juga butuh partisipasi dari pengunjung
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Sektor pariwisata Gunungkidul berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Perkembangan ini berdampak pada tugas anggota Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Gunungkidul jadi semakin berat.
Namun, bagi Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Gunungkidul Marjono tugas tersebut menjadi tantangan yang harus dihadapi, apalagi menjadi anggota Satlinmas Rescue Istimewa merupakan panggilan hati sehingga terus berusaha menjalankan tugasnya dengan baik. “Saya menjadi anggota karena memang sudah suka dengan kegiatan sosial sehingga sudah tahu konsekuensi dengan tugas yang akan dihadapi,” katanya kepada Harianjogja.com, Senin (15/1/2018).
Sejak 2011 lalu, Marjono pun didaulat oleh teman seperjuangannya sebagai Koordinator Satlinmas Rescue IstimewaWilayah II hingga sekarang. Tugas yang diemban tidak mudah karena harus mengawasi wilayah lautan dari Pantai Poktunggal, Kecamatan Tepus hingga Pantai Gesing, Kecamatan Panggang.
Meski berat, Marjono mengaku berkomitmen menjaga keamanan di wilayah laut dan pantai. Dalam menjalankan tugasnya ini pun dilakukan secara spontanitas dan belajar dari pengalaman yang telah terjadi. “Yang jelas, bekal sebagai seorang nelayan menjadi dasar yang penting saat menjadi anggota Satlinmas Rescue Istimewa,” katanya.
Menurut dia, semakin banyaknya pengunjung yang datang, potensi kecelakaan laut juga semakin besar. Terlebih lagi, jumlah personel yang ada sangat terbatas sehingga tidak sebanding dengan banyaknya pengunjung yang datang ke lokasi wisata pantai. Hal ini pun menjadi tantangan, apalagi dapat menyelamatkan jiwa saat terjadi laka laut merupakan tujuan utama bagi seorang anggota Satlinmas Rescue Istimewa.
“Ya kalau bisa menyelamatkan, kami bangga. Tapi jika tidak, tentu kecewa karena pengawasan di laut merupakan tugas yang utama,” kata Marjono.
Untuk keselamatan di pantai, bukan semata-mata menjadi tugas dari anggota Satlinmas Rescue Istimewa. Namun hal tersebut juga sangat terpengaruh dari sikap individu pengunjung. Seringkali, lanjut dia, imbauan dan papan peringatan yang dibuat dilanggar oleh pengunjung sehingga memperbesar potensi terjadinya kecelakaan laut.
“Kami hanya bisa mengimbau, tapi untuk keselamatan juga butuh partisipasi dari pengunjung dengan menaati peringatan, khususnya tidak bermain di area berbahaya,” ungkap pria kelahiran 12 Desember 1969 ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menargetkan predikat A pada SAKIP 2026 setelah tahun lalu meraih BB. Reformasi birokrasi dan kinerja nyata menjadi fokus.
BMKG mencatat 1.598 gempa susulan pascagempa magnitudo 7,7 di NTT. Aktivitas seismik masih terus dipantau.
“Remisi harus menjadi pendorong untuk terus memperbaiki diri, membangun kesadaran, serta mempersiapkan kehidupan yang lebih baik,” demikian pesan Menteri
iPhone lipat pertama Apple, iPhone Ultra, dikabarkan hanya akan tersedia di AS pada peluncuran awal September 2026. Pasokan terbatas dan masalah produksi jadi a
Meisya Siregar viral setelah merekomendasikan Bebi Romeo saat ditanya penyanyi dengan fee Rp100 juta. Deretan lagu hits sang musisi kembali jadi sorotan.
40% orang minum 2 gelas kopi per hari, tapi kafein berlebih bikin jantung berdebar. Simak 5 cara hilangkan kantuk tanpa kopi: cahaya terang, power nap, gerak, a