Petani Saptosari Resah, Tanaman Kacang hingga Jagung Dirusak Monyet
Petani di Saptosari, Gunungkidul, resah karena kawanan monyet ekor panjang merusak tanaman saat musim tanam baru dimulai.
Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul akan melakukan pendataan terhadap potensi pohon tumbang di Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul akan melakukan pendataan terhadap potensi pohon tumbang di Gunungkidul. Diharapkan dengan inventarisasi ini maka bahanya pohon tumbang dapat ditekan.
“Sudah kita mulai dan untuk pelaksanaannya kami koordinasi dengan Pemerintah DIY maupun Unit Pelaksana Teknis [UPT] Kebersihan dan Pertamanan di DPUPRKP Gunungkidul,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul Agus Priyanto kepada Harianjogja.com, Selasa (23/1/2018).
Dia menjelaskan, jika dilihat dari sisi potensi, embusan angin kencang yang mengakibatkan pohon tumbang tersebar merata di wilayah Gunungkidul. Oleh karenanya, lanjut Agus, dalam penanganan tidak bisa dilakukan sendiri oleh instansi tersebut.
Ini lantaran mengacu pada wilayah kewenangan terkait dengan letak posisi pohon karena kewenangan kabuapten hanya sebatas urusan di wilayah kabupaten. “Jadi untuk pohon yang berada di jalan provinsi, maka kita harus koordinasi dengan Pemerintah DIY dan tidak asal tebang,” katanya.
Hal senada diungkapkan oleh Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul Sutaryono. Menurut dia, pihaknya sudah pernah memberikan surat kepada Dinas Kehutanan DIY untuk melakukan penanganan terhadap pepohonon yang berada di kawasan rest area Bunder.
“Koordinasi dilakukan agar bisa ditangani karena pohon-pohon itu rawan tumbang saat terjadi angin kencang dan berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas di wilayah tersebut,” kata Sutaryono.
Menurut dia, penanganan terhadap pohon tumbang tidak hanya dilakukan oleh pemerintah. Namun masyarakat juga dapat berpartisipasi dengan melakukan pemangkasan terhadap pepohonan yang telah rimbun di sekitar rumah.
“Kalau itu berada di pekarangan milik sendiri mungkin bisa dipangkas, tapi kalau berada di wilayah jalan bisa dilaporkan ke DLH untuk dilakukan pemangkasan,” ujarnya.
Ditambahkan Sutaryono, untuk saat ini BPBD Gunungkidul masih melakukan inventarisasi terhadap jumlah pohon yang tumbang akibat terjangan angin kencang di Bumi Handayani. “Masih kita data, kalau untuk kejadian di 2017 bisa dilihat di Pusdalops,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petani di Saptosari, Gunungkidul, resah karena kawanan monyet ekor panjang merusak tanaman saat musim tanam baru dimulai.
Sevilla ditahan Alaves 0-0 di La Liga setelah penalti Ruben Vargas digagalkan Antonio Sivera pada menit ke-32.
Indonesia tanpa wakil di semifinal Korea Open 2026 setelah Ni Kadek Dhinda dan Anthony Ginting kalah di perempat final.
DPAD DIY dan DPRD DIY mendorong pelaku UMKM berani berwirausaha dan memanfaatkan media digital melalui bedah buku Panduan Sukses Berwirausaha Online
Jadwal Liga Inggris pekan ke-10, 7-8 November 2026. Arsenal, Man City, dan MU menghadapi pertandingan penting.
Veda Ega Pratama terkena penalti enam posisi start di Moto3 Qatar 2026 setelah melanggar aturan bendera kuning saat FP1.