Bando Selamat Datang Wonosari Dicopot, Ini Alasannya
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Lonjakan pengunjung tidak signifikan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Libur Hari Raya Imlek tidak berpengaruh besar terhadap tingkat kunjungan objek wisata di Gunungkidul. Pasalnya, jumlah peningkatan tidak begitu signifikan dengan kunjungan di hari biasa.
Koordinator Pos Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Baron Pardi mengakui tingkat kunjungan pada libur Imlek tidak sesuai harapan. Ini lantaran hingga Jumat (16/2/2018) pukul 15.30 WIB pengunjung yang masuk melalui Pos Baron hanya sebanyak 3.600an orang.
Menurut dia, jika dilihat dari masa liburan, jumlah yang tercatat termasuk sepi karena kunjungan hanya menyamai saat libur akhir pekan biasa. Sementara itu, jika dibandingkan dengan hari biasa maka ada peningkatan karena biasanya jumlah yang masuk hanya di kisaran 500-800 pengunjung per hari.
“Kalau libur panjang kan kunjungan bisa mencapai belasan ribu, tapi hari ini [Jumat] di tempat kami hanya mencatat 3.600an pengunjung yang masuk. Jadi secara umum memang ada peningkatan, tapi jumlahnya tidak banyak,” katanya kepada Harianjogja.com, Jumat.
Pardi menengaskan, jumlah kunjungan sebanyak 3.600an pengunjung hanya dari satu titik pintu masuk. Sedang di kawasan pantai masih ada tiga pos pintu masuk seperti di JJLS, Pos Sidoharjo dan Tepus. “Untuk tahu pastinya tingkat kunjungan ke pantai, hasil di sejumlah pos harus dikumpulkan terlebih dahulu. Untuk saat ini, saya masih fokus di TPR yang ada di Baron,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pengaspalan Jalan Janti-Prambanan berlangsung Senin 3 Agustus 2026 pukul 08.00-12.00 WIB. Pengendara diminta waspadai penyempitan jalur.
UHC Gunungkidul mencapai 98,7 persen. Masih ada 1,3 persen warga belum menjadi peserta BPJS Kesehatan.
Pemkot Jogja akan menurunkan alat berat untuk membersihkan dan menata kawasan Sungai Code sisi selatan di Sorosutan dalam dua pekan mendatang.
Sekaten Solo 2026 resmi dimulai. Simak jadwal Miyos Gangsa, Grebeg Maulud, hingga pasar malam di Alun-Alun Keraton Solo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 3 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.