Pemkab Gunungkidul Fokus Entas Kemiskinan di 7 Wilayah Ini
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Sertifikasi Sultan Ground (SG) hanya salah satu kegiatan yang menggunakan danais
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Kepala Badan Perencaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul Sri Suhartanta mengatakan, program sertifikasi Sultan Ground (SG) hanya salah satu kegiatan yang menggunakan Dana Kestimewaan (danais) yang dialokasikan untuk pemkab.
Total tahun ini ada anggaran sekitar Rp30 miliar yang digunakan membiayai urusan keistimewaan di Bumi Handayani. “Yang jelas ada tiga urusan yang meliputi kebudayaan, pertanahan dan tata ruang hingga kelembagaan,” kata Sri Suhartanta, Selasa (27/2/2018).
http://m.harianjogja.com/?p=898483">Baca juga : Rp1,8 Miliar untuk Sertifikasi Tanah SG di Gunungkidul
Menurut dia, alokasi danais tahun ini di antaranya digunakan untuk membangun taman budaya sebesar Rp15 miliar dan pengadaan tanah untuk lahan parkir di Nglanggeran Rp3,5 miliar. Selain itu, lanjutnya, danais juga digunakan untuk penerbitan rekomendasi pemanfaatan tanah SG untuk kas desa.
“Masih ada kegiatan lain seperti festival kesenian Yogyakarta, pembinaan desa budaya dan beberapa kegiatan lainnya. Yang jelas kalau ditotal, danais yang diberikan di tahun ini lebih dari Rp30 miliar,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Kebakaran lahan seluas sekitar 4 hektare terjadi di sejumlah titik wilayah Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Bantul
Suzuki GSX250R-F terbaru hadir dengan mesin VVL 29,2 PS, desain agresif, panel TFT, ABS Bosch, dan harga sekitar Rp50,2 juta.
SK Hynix membahas skema bonus karyawan dengan 60% dibayar saham dan 40% tunai, seiring lonjakan bisnis chip untuk kebutuhan AI.
Roberto Carlos membantah rumor dirinya menjadi mualaf setelah menikahi perempuan asal Maroko. Ia menegaskan sangat menghormati Islam.
Program tersebut menjadi ruang edukasi bagi pasangan suami istri, khususnya untuk meningkatkan keterlibatan ayah dalam kehamilan hingga program Keluarga Berenca