Pemkab Gunungkidul Fokus Entas Kemiskinan di 7 Wilayah Ini
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Jokowi-Prabowo, Ilustrasi./Bisnis Indonesia-Husein P
Harianjogja.com, BANTUL--Pendaftaran bakal calon legislatif masih beberapa bulan lagi. Namun, sejumlah partai politik di Bantul mulai mempersiapkan jago untuk bertarung memperebutkan kursi DPRD di Pemilu 2019.
Hasil dari penjaringan di internal, partai tidak hanya menjagokan kader yang telah duduk menjadi anggota Dewan, tetapi juga melirik tokoh lain. Salah satunya mantan kades yang dinilai menjadi calon potensial karena ketokohan yang dimiliki.
Salah satu partai yang terang-terangan melirik para mantan kades adalah DPD PAN Bantul.
Sekretaris DPD PAN Bantul Damba Aktivis mengatakan pihaknya sudah mulai mempersiapkan diri untuk menyambut gelaran Pemilu 2019. Salah satu langkah yang dilakukan dengan mempersiapkan kader-kader untuk bertarung dalam memperebutkan kursi DPRD. “Target kami sembilan kursi, jadi harus dipersiapkan dengan semaksimal mungkin sehingga target dapat terpenuhi,” kata Damba kepada wartawan di akhir pekan lalu.
Menurut dia, untuk mencapai target itu dengan menyiapkan kader-kader potensial baik melalui proses penjaringan internal maupun dari luar parta. Damba menuturkan untuk lingkaran luar partai sudah melirik sejumlah mantan kepala desa untuk bergabung dalam gerbong PAN di Pemilu 2019. “Sudah ada tiga nama yang merapat ke kami. Nama-nama masih kamis sembunyikan,” katanya.
Damba menjelaskan mantan kades menjadi calon potensial karena ketokohan yang dimiliki. Selain itu, pengalaman saat memimpin sebuah desa juga memiliki nilai tersendiri sehingga saat menjadi anggota Dewan bisa langsung nyambung dengan ritme kerja yang dimiliki.
“Mereka [mantan kades] tinggal dipoles sedikit akan memiliki nilai jual, apalagi dari sisi basis massa juga sudah memiliki saat proses pemilihan kepala desa,” ujarnya.
Dia mengakui penjaringan mantan kades tidak hanya dilakukan PAN. Namun, partai-partai lain juga memiliki hasrat yang sama. “Waktu penjajakan dengan mantan kades, tidak hanya tiga orang yang telah merapat ke kami, tapi ada beberapa calon lain yang didekati, namun karena ada partai lain yang ikut melirik maka mereka belum memberikan keputusan,” kata dia.
Lembaga Pemenangan Pemilu DPC PKB Bantul Subhan Nawawi mengatakan partainya sedang melakukan proses rekrutmen bakal calon legislatif untuk Pemilu 2019. “Masih dalam prses,” katanya.
Menurut dia, dalam penjaringan itu PKB juga melirik tokoh masyarakat yang merupakan mantan kepala desa. Mantan kades masuk sebagai calon potensial karena memiliki basis massa yang kuat sehingga dapat membantu meraih target yang telah dicanangkan. “Untuk saat ini sudah ada satu mantan kades yang merapat, kebetulan dia juga anggota NU,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Harga buyback emas Antam hari ini Rp2,505 juta per gram, naik 6,14% sejak awal 2026 namun masih di bawah rekor Januari.
Bagi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pembangunan infrastruktur dalam beberapa tahun terakhir menjadi modal penting untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi
Pembangunan ruas Kretek-Girijati yang dikenal sebagai Kelok 23 ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2026. Meski konstruksi segera rampung.
mpatkan kesejahteraan guru sebagai salah satu perhatian pemerintah. Salah satunya melalui pengangkatan guru menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja
Pegadaian bergerak cepat membantu pemulihan pascagempa di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)