Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Ilustrasi kegiatan desa/JIBI-Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Setiap tahun, sebanyak 25 desa di Gunungkidul harus mampu menuliskan sejarahnya dalam bentuk buku. Hal tersebut guna memberi pengetahuan tentang sejarah desa untu menarik wisatawan yang berkunjung.
Sekretaris Dinas Kebudayaan Gunungkidul, Siti Isnaini Dikoningrum mengatakan pihaknya telah memberikan bimbingan teknis (bimtek) kepada 54 desa dalam penulisan sejarah desa. Setiap desa diharapkan mampu menulis bimtek sendiri yang berisi tentang tata cara penulisan sejarah desa. Sehingga bisa digali dari sumber lisan atau pun tulisan sejarah gunungkidul. "Dari 54 desa yang diberikan bimtek ada 31 desa yang sudah menuliskan sejarah desanya," ujar Siti, Senin (16/4/2018).
Dengan target setiap tahun sebanyak 25 desa, praktis pada 2021 nanti total 144 desa yang tersebar di Gunungkidul bisa memiliki buku sejarahnya sendiri.
Sejauh ini, kata dia, sudah ada enam desa yang telah memiliki standar bagus dalam menulis buku sejarahnya yakni desa Ngleri kecamatan playen, desa Giricahyo kecamatan Purwosari, Desa Karangrejek kecamatan Wonosari, desa Girimulyo, desa Girisekar dan desa Girikarto yang ketiganya berada di kecamatan Panggang. "Penilaian didasarkan mengenai tata penulisan, kronologi sejarah, dan penlisa bahasa jawa halus," katanya.
Siti menjelaskan penulisan sejarah tersebut penting, selain menjaga sejarah agar generasi muda tetap tahu, juga sesuai dari rekomendasi dirjen kebudayaan. Hal ini guna menarik wisatawan mancanegara yang cenderung ingin mengetahui sejarah di suatu wilayah yang dikunjungi. "Penulisan sejarah juga untuk mendorong peningkatan kunjungan wisata," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Prabowo menargetkan 30 ribu Kopdes Merah Putih beroperasi pada Juli 2026 untuk memperkuat ekonomi desa di seluruh Indonesia.
Prabowo siapkan satgas deregulasi untuk memangkas izin usaha yang dinilai terlalu lama demi memperkuat investasi di Indonesia.
BKPM menilai surat Kadin China di Indonesia sebagai masukan positif terkait tantangan iklim investasi dan hilirisasi di Indonesia.
Polisi memastikan kasus yang dikira klitih di Pengasih Kulonprogo ternyata duel remaja akibat masalah pribadi yang diduga terkait asmara.
Presiden Prabowo menyebut masih ada ribuan triliun kekayaan negara yang harus diselamatkan dari praktik pencurian aset nasional.