Festival Bregada Rakyat DIY 2026 Hadirkan Juara dari 15 Tahun Penyelenggaraan
Festival Bregada Rakyat DIY 2026 menghadirkan 18 kelompok di Sleman. Simak jadwal, kriteria penilaian, hadiah, dan daftar peserta.
Ilustrasi UMKM /Bisnis Indonesia-Rachman
Harianjogja.com, JOGJA-Program Gandeng Gendong yang diluncurkan Pemkot Jogja beberapa hari lalu terus dikembangkan. Salah satu output yang diharapkan adalah ketertarikan pengusaha, baik hotel maupun pasar swalayan untuk ikut terlibat dalam mengembangkan produk mikro dan kecil.
Ketua Kampung Kerajinan Keparakan Kota Jogja Sujadi mengaku siap dengan pola kerjasama seperti itu. “Tentu kami siap. Selama ini, sudah ada pelaku usaha yang bekerja sama dengan hotel hanya bentuknya memenuhi permintaan dari hotel atau memenuhi permintaan ‘buyer’ untuk hotel. Tidak langsung mempromosikan produk di hotel,” katanya, Senin (23/4/2018).
Menurut dia, produk kerajinan dari Keparakan sering dipesan untuk memenuhi kebutuhan hotel bahkan memenuhi permintaan rumah sakit adalah sandal. produk alas kaki berupa sandal maupun sepatu merupakan produk unggulan, meskipun kampung tersebut juga memproduksi kerajinan lain seperti beragam tas, aksesoris dan beragam produk dari batik.
Di Kampung Kerajinan Keparakan terdapat 41 pelaku usaha mikro kecil dan menengah. “Selama ini, pelaku usaha mikro kecil di kampung kami juga sudah sangat disibukkan untuk memenuhi permintaan dari hotel atau buyer lain. Tetapi, terkadang hasil produksi memang tidak terserap 100 persen sehingga bisa ditampilkan untuk dipromosikan melalui hotel," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Festival Bregada Rakyat DIY 2026 menghadirkan 18 kelompok di Sleman. Simak jadwal, kriteria penilaian, hadiah, dan daftar peserta.
BPBD Sleman mewaspadai banjir lahar dingin Merapi, angin kencang, banjir, petir, dan longsor menjelang musim hujan.
Sebanyak 27 padukuhan di Kapanewon Panggang, Gunungkidul, mendapat bantuan 1 juta liter air bersih dari Buddha Tzu Chi Sinar Mas.
Pemerintah menargetkan ekonomi Indonesia tumbuh 5,4% sepanjang 2026, ditopang konsumsi rumah tangga, investasi, dan belanja pemerintah.
Danantara dan BP BUMN menargetkan groundbreaking 12 kawasan smart city pada Desember 2026. Walini, Batang, dan Medan menjadi lokasi prioritas.
BNPT dan Pemprov Sumbar memperkuat peran guru dalam mencegah intoleransi, radikalisme, dan kekerasan di lingkungan sekolah.