Pelajar Gunungkidul Diajak Jaga Budi Pekerti dan Budaya Damai
Pemkab Gunungkidul mendukung Gerakan Pelajar Jogja Santun dan Cinta Damai untuk mencegah kenakalan remaja dan kekerasan di sekolah.
Siswa SMP Negeri 2 Sewon saat mengerjakan soal UNBK di hari pertama ujian, Senin (23/4/2018)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL – Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bantul Didik Warsito mengakui pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) belum sepenuhnya lancar. Hal ini terlihat adanya masalah saat pelaksanaan ujian di hari pertama.
Menurut dia, beberapa kendala ini menyangkut masalah listrik hingga sulitnya mengakses ke materi soal ujian. Oleh karenanya, Didik meminta kepada sekolah untuk melakukan tindakan antisipasi. Sebagai contoh untuk masalah mati lampu, ia menyarankan sekolah menyewa genset dengan kapasitas yang memadai sehingga saat terjadi mati lampu bisa segera teratasi.
“Memang di hari pertama ada insiden mati lampu yang menggangu jalannya ujian. Untuk genset, saya tidak menyarankan membeli karena bisa sewa, tapi dengan kapasitas yang baik sehingga saat digunakan dengan maksimal,” katanya kepada wartawan, Selasa (24/4/2018).
Untuk masalah akses jaringan, Didik pun berharap agar teknisi yang dimiliki setiap sekolah dapat dimaksimalkan. Sebab, keberadaan teknisi bertujuan agar pelaksanaan UNBK yang dilaksanakan dapat berjalan lancar.
“Fungsi dari teknisi adalah saat ada komputer yang tidak bisa mengakses atau terjadi kendala saat login. Jadi kalau ada masalah seperti ini harus segera diturunkan untuk mengatasi permasalahan yang muncul,” tuturnya.
Pelaksanaan UNBK di hari kedua relative lebih lancar dibandingkan pelaksanaan hari pertama. Salah satunya disuarakan oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Imogiri, Wiwik Sulistyorini. Menurut dia, dua sesi ujian untuk mengerjakan soal matematika di sekolahnya berjalan dengan lancar tanpa ada halangan apapun. “Kami bersyukur semua berjalan lancar, baik di sesi satu maupun sesi dua,” katanya.
Hal senada diungkapkan oleh Kepala SMP Negeri 1 Pandak, Titik Sunarti. Menurut dia, di hari kedua lebih lancar ketimbang pelaksanaan di hari pertama.
“Kalau kemarin [hari pertama ujian] sempat offline sekitar satu jam dan saat sesi ketiga dilaksanakan ada gangguan mati lampu. Namun untuk hari kedua ini semua dapat berjalan dengan lancar,” kata Titik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mendukung Gerakan Pelajar Jogja Santun dan Cinta Damai untuk mencegah kenakalan remaja dan kekerasan di sekolah.
Jadwal lengkap KRL Solo-Jogja hari ini dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB hingga Stasiun Tugu Yogyakarta.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Senin 27 Juli 2026 dengan 15 perjalanan dan tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.