38 Jembatan di Gunungkidul Mulai Rusak, Perbaikan Dikebut
DPUPRKP Gunungkidul mencatat 38 jembatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan menjalani perawatan berkala.
Lokasi bakal terminal Imogiri Bantul, Minggu (15/4/2018). Diwacanakan dana pembangunan terminal akan diambilkan dari danais./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL -- Dinas Perhubungan Bantul terus berusaha mewujudkan rencana pembangunan terminal Tipe C Imogiri di Kecamatan Imogiri. Selain mengajukan alokasi anggaran ke Pemkab, juga meminta bantuan ke Pemerintah DIY melalui anggaran dana keistimewaan (danais).
Total biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan mencapai Rp5 miliar. Kepala Dinas Perhubungan Bantul Aris Suharyanta mengatakan wacana pembangunan terminal Tipe C di Imogiri sudah digulirkan sejak 2017 lalu.
Namun, saat pembahasan anggaran untuk kegiatan di 2018, rencana tersebut belum bisa direalisasikan karena masalah keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemkab. “Terpaksa dicoret karena anggaran yang ada sangat terbatas,” kata Aris dalam jumpa pers menyambut bulan Ramadan dan pelaksanaan arus mudik 2018, Rabu (16/5/2018).
Menurut dia, kegagalan memasukkan rencana pembangunan terminal di tahun ini tak membuat Dishub patah arang dan terus berusaha agar wacana tersebut bisa direalisasikan.
“Sudah diajukan anggaran dan total biaya yang dibutuhkan sebesar Rp5 miliar. Yang jelas, dengan pengajuan ke Pemkab dan Pemerintah Provinsi maka potensi pembangunan jadi semakin besar,” ucapnya.
Untuk mewujudkan pembangunan ini, Dishub juga siap melanjutkan kerja sama dengan pemerintah desa setempat. Pasalnya, lokasi terminal berada di tanah kas desa dan pemanfaatan menggunakan sistem sewa. “Kami belum tahu apakah nanti akan ada proses tukar guling, tetapi untuk sekarang pemanfaatan kami menyewa lahan ke pemdes,” ujarnya.
Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Bantul Anjar Arintaka Putra mengatakan kawasan terminal Imogiri membentang dari depan Puskesmas Imogiri hingga Pasar Imogiri. Lokasi tersebut mendukung pengembangan wisata di wilayah Imogiri, Dlingo, dan sekitarnya.
Lokasi terminal yang akan dibangun termasuk strategis dan memiliki luasan yang memadai. Terminal ini setidaknya dapat menampung sekitar 50 bus pariwisata, angkutan desa, hingga kendaraan shuttle pengangkut wisatawan menuju sejumlah objek wisata. “Terminal tidak hanya untuk bus pariwisata, tetapi juga kendaraan angkutan umum lain,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPUPRKP Gunungkidul mencatat 38 jembatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan menjalani perawatan berkala.
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.
Prabowo tegas minta BPKP tetap periksa pejabat yang diduga menyimpang tanpa melihat kedekatan dengan dirinya.
Polisi selidiki keributan di Tegalrejo Jogja yang viral di media sosial. Diduga terjadi penganiayaan usai cekcok di jalan.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang