Makam Kyai Langgeng Direvitalisasi, Magelang Kembangkan Wisata Religi
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Gunung Merapi Waspada, Selasa (22/5/2018)./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA- Letusan yang terjadi di Gunung Merapi pada Kamis (24/5/2018) dini hari pukul 02.56 WIB merupakan yang terbesar dari letusan sepanjang Mei 2018 ini.
Berdasarkan rilis dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) letusan terjadi pukul 02.56 WIB. Dari rekaman seismik tercatat amplitudo maksimum (amak) 60 mm, durasi 4 menit , tinggi kolom (asap letusan) 6000 m.
Letusan tersebut lebih besar dari letusan pertama yang terjadi pada tanggal 11 Mei 2018 pukul 7:40 WIB dengan durasi kegempaan 5 menit. Ketinggian kolom erupsi mencapai 5500 m di atas puncak.
Pada letusan Kamis dini hari tadi, suara gemuruh terdengar dari semua pos pengamatan Gunung Merapi. Berdasar pemantauan hingga pukul 08.00 BPPTKG menyatakan tingkat aktivitas Gunung Merapi masih pada level II atau waspada.
Pada saat kejadian, visual CCTV pemantauan suhu kawah terhalang kabut tebal. Mengacu pada petugas Pemantau Gunung Merapi (PGM) dan BPBD Kabupaten Magelang, letusan menghasilkan hujan abu dan pasir yang mengarah ke barat ke wilayah desa Tegalrandu (Srumbung), Sumber, Dukun, Ngadipiro, Banyubiru (Dukun), Muntilan, Kalibening dan Salaman, di Kabupaten Magelang.
Data kegempaan dari tanggal 24 Mei pukul 00.00 hingga 06.00 terjadi letusan ekali dengan amplitudo 60 mm durasi 3,5 menit. Gempa guguran sekali dengan amplitudo 2 mm durasi 9 detik. Embusan terjadi sekali amplitudo 3mm durasi 16 detik dan gempa multiphase (MP) sekali dengan amplitudo 2 mm durasi 11 detik.
Kepala BPPTKG Hanik Humaida menyebutkan dari aktivitas ini, Gunung Merapi masih dalam status Waspada level II. Radius 3 km dari puncak Gunung Merapi tidak diperkenankan untuk aktivitas penduduk.
"Untuk mengurangi dampak abu, masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diharapkan menggunakan masker. Masyarakat yang bermukim di sekitar Gunung Merapi untuk selalu meningkatkan kesiapsiagaan dan mengantisipasi dampak bahaya abu vulkanik," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Wamenaker Afriansyah Noor mengingatkan calon pekerja migran memilih jalur resmi dan menguasai bahasa asing sebelum bekerja ke luar negeri.
Bitcoin sempat menembus US$87.200. Simak faktor pendorong penguatan dan imbauan bagi investor menghadapi volatilitas pasar kripto.
Kebakaran rumah di Sragen diduga akibat korsleting listrik. Uang Rp50 juta dan dua sepeda gunung hangus, dua anggota keluarga jadi korban.
MBG di SMKN 2 Jogja dihentikan sementara setelah 413 warga sekolah diduga keracunan. Sampel makanan dan air masih diperiksa di laboratorium.
Kemenhaj mempertimbangkan maskapai alternatif untuk menekan biaya haji 2027. Biaya penerbangan mencapai 40% dari total BPIH.