Prakiraan Cuaca BMKG 19 Mei: Seluruh DIY Diguyur Hujan Ringan
Cuaca Jogja hari ini diprakirakan hujan ringan di Sleman dan Kota Jogja, sedangkan Bantul dan Gunungkidul berpotensi udara kabur.
Sejumlah peserta UNBK program paket A dari PKBM Mandiri Karen sedang mengerjakan soal ujian nasional di SMA Negeri 1 Kretek, Kamis (3/5/2018)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA - Disdikpora DIY menginstruksikan kepada seluruh sekolah di DIY untuk selalu siap jika sewaktu-waktu harus menerima pengungsi dari sekolah di kawasan Merapi jika gunung api tersebut bergejolak. Berdasarkan pendataan, selama terjadi letusan freatik beberapa kali terdapat satu sekolah yang mengungsi di sekolah lain.
Kepala Disdikpora DIY Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan, jika terjadi hal-hal yang tidak dinginkan, pihaknya sudah memberikan standar operasional prosedur (SOP) kepada setiap sekolah terutama berada di kawasan lereng merapi untuk bisa melaksanakan pendidikan di sekolah lain. "Misalnya ada ujian, kalau dia tidak bisa maka bisa menyelenggarakan di sekolah lain," terangnya, Senin (28/5/2018).
Ia menjelaskan, ketika terjadi letusan freatik beberapa waktu lalu, ada satu sekolah yang terpaksa harus mengungsi ke sekolah lain. Kebetulan, sekolah yang dituju sebagai tempat pengungsian saat itu adalah SMKN 2 Depok, Sleman.
Pihaknya sudah menyampaikan kepada setiap sekolah untuk bisa menerima ketika ada sekolah dari lereng Merapi yang harus mengungsi dari sekolahnya.
"Waktu letupan pertama itu ada dari SMP yang mengungsi ke SMKN 2 Depok, saya sudah sampaikan ke semua kepala sekolah, siapa saja yang kenunutan [akan ditempati untuk pengungsian sekolah] harus siap," imbuhnya.
Aji sudah menyiapkan skenario untuk mengantisipasi jika terjadi kemungkinan terburuk. Proses pembelajaran bisa dilakukan di sekolah yang aman, sedangkan sekolah tersebut akan mengadakan proses pembelajaran di pagi hari kemudian siang hari bisa dipakai kegiatan pembelajaran sekolah yang mengungsi tersebut.
"Itu skenarionya seandainya ada sekolah yang tidak bisa dipakai karena dekat dengan Merapi," kata dia.
Meski demikian, lanjutnya, hingga kemarin berdasarkan pantauannya tidak ada kendala yang signifikan pada sekolah kawasan lereng Merapi.
Terpisah Kepala SMAN 1 Pakem Kristya Mintarja menyatakan, pada awal terjadi letusan freatik memang kegiatan sekolah agak terganggu. Sejumlah agenda sekolah terpaksa dibatalkan, selain itu siswa pada pagi hari dipulangkan lebih awal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cuaca Jogja hari ini diprakirakan hujan ringan di Sleman dan Kota Jogja, sedangkan Bantul dan Gunungkidul berpotensi udara kabur.
Polisi menduga teror pocong di Tangerang merupakan modus pencurian dan perampokan. Warga diminta aktifkan ronda dan siskamling.
Jadwal bus KSPN Malioboro ke Pantai Ndrini dan Obelix Sea View Rabu 20 Mei 2026, lengkap dengan rute dan tarif.
Mentan Andi Amran Sulaiman memecat ASN Kementan terkait dugaan penyelewengan anggaran Rp500 juta. Pegawai tersebut kini berstatus DPO.
Gunung Ibu di Halmahera Barat kembali erupsi. Badan Geologi memperluas radius aman hingga 3,5 kilometer ke arah kawah aktif utara.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress hari ini Rabu 20 Mei 2026 lengkap dengan rute Stasiun Tugu-YIA, tarif Rp50.000, dan jam keberangkatan terbaru.