Hadapi Kemarau Panjang, Warga Gunungkidul Diminta Bijak Memakai Air
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Pemudik sepeda motor. /Bisnis Indonesia-Rachman
Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Perhubungan Bantul memetakan sedikitnya ada enam titik jalan rawan macet selama libur Lebaran di tahun ini. Untuk mengantisipasi kemacetan sudah dipersiapkan rekayasa arus lalu lintas.
Kepala Dinas Perhubungan Bantul Aris Suharyanta mengatakan enam jalur rawan macet ini meliputi Jalan Wates, Wonosari, Parangtritis, Bantul, Imogiri Timur serta Jalan Srandakan, tepatnya di depan Pasar Mangiran. Menurut dia, potensi kemacetan yang terjadi dikarenakan meningkatnya volume kendaraan selama arus mudik maupun balik.
“Sudah jadi tradisi saat Lebaran banyak warga yang pulang kampung sehingga berdampak terhadap naiknya volume kendaraan di jalanan,” kata Aris, Senin (11/6/2018).
Dia menjelaskan potensi macet tidak hanya disebabkan karena meningkatnya volume kendaraan. Namun kemacetan juga terjadi karena aktivitas di masyarakat seperti di jalan depan Pasar Mangiran. Sesuai tradisi yang terus dilaksankaan selama Lebaran, yakni di H-1 sampai H+5 akan ada pasar malam Lebaran. Oleh karena itu, para pemudik dengan mobil kecil untuk menghindari jalur ini dan memilih jalur alternatif di barat pasar menuju utara sampai di Colai, tepatnya timur Pasar Mangiran.
Untuk bus besar disarankan menggunakan jalur Srandakan-JJLS menuju Samas hingga sampai di Palbapang. Sedang untuk pengguna jalan dari arah timur dapat menggunakan jalur alternatif di jalan lingkungan SD timur Pasar Mangiran ke selatan hingga barat pertigaan pasar.
“Rekayasa di depan Mangiran hanya satu dari enam rekayasa yang kami persiapkan untuk menyambut libur Lebaran di tahun ini,” ujarnya.
Persiapan rekayasa arus, Dishub tidak hanya menempatkan personel untuk pemantauan. Namun sebelum pelaksanaan, juga telah melakukan berbagai persiapan seperti pengecekan dan perbaikan rambu-rambu lalu lintas jalan, marka jalan, alat pemberi isyaran lalu lintas hingga alat pengedali dan pengaman jalan. Selain itu, tim juga menyediakan water barrier 80 buah, traffic cone 300 buah dan 40 buah rambu portable petunjuk arah yang dipersiapkan untuk alat bantu rekayasa arus lalu lintas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Kadek Dhinda tersingkir di Malaysia Masters 2026 setelah kalah dari Ratchanok Intanon di babak 32 besar
Bek Persib Bandung Frans Putros masuk skuad sementara Irak untuk Piala Dunia 2026 dan berpeluang mencetak sejarah bagi Liga Indonesia.
Rumah di Panggungharjo Bantul terbakar dini hari diduga korsleting listrik, kerugian sekitar Rp20 juta
AAP rilis panduan baru: waktu istirahat sekolah wajib dilindungi sebagai kebutuhan dasar anak, bukan kemewahan. Simak manfaat medisnya di sini.
Satgas PPKS UPNVY selidiki dugaan kekerasan seksual yang viral di media sosial dengan komitmen perlindungan korban dan investigasi objektif.