Kasus Kekerasan Anak di Gunungkidul Capai 50 hingga Juli
Kasus kekerasan anak di Gunungkidul mencapai 50 kasus hingga Juli 2026. Dinas Sosial P3A memperkuat upaya pencegahan di masyarakat dan sekolah.
Ilustrasi Pemilu 2019/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL-KPU Bantul menggelar kelas demokrasi di tiga desa. Kegiatan ini dilaksankaan untuk mewujudkan pemilu yang cerdas, partisipatif, dan bermartabat.
Tiga desa yang menggelar kelas demokrasi di antaranya Desa Dlingo, Sumbermulyo, dan Guwosari. Ketiga desa pelopor demokrasi pun siap mewujudkan pemilu yang cerdas dan bermartabat.
Anggota KPU Bantul Titik Istiyawatun Khasanah mengatakan, kelas demokrasi di tiga desa sudah dilaksanakan dan ditutup pada Jumat (22/6/2018). Di dalam kelas ini dibentuk kelompok untuk melakukan kajian dan analisa proses demokrasi dan kepemiluan di masing-masing desa. “Para peserta sangat antusias dalam kegiatan kelas demokrasi,” kata Titik kepada wartawan, Jumat kemarin.
Menurut dia, antusiasme ini terlihat dalam diskusi untuk menggali permasalahan dan mencari solusinya. Di dalam forum itu juga banyak masukan berkaitan dengan proses demokrasi di desa, salah satunya menyangkut partisipasi pemilih dalam pemilu. “Sangat bagus karena kegiatan ini juga sebagai upaya membangun kesadaran tentang pemilu,” ungkapnya.
Titik pun berharap, hasil dari kegiatan kelas demokrasi, para peserta dapat menularkan apa yang diperoleh selama kegiatan berlangsung ke masyarakat sehingga kesadaran tentang pentingnya pemilu semakin meningkat. “Kelas demokrasi yang digelar hanya salah satu bagian sosialisasi dalam upaya meningkatkan partisipasi pemilih. Di Pemilu 2019, kami menargetkan partisipasi pemilih sebanyak 82%,” ujarnya.
Anggota KPU Bantul Didik Joko Nugroho menambahkan, tindak lanjut dari penyelenggaraan kelas demokrasi para peserta akan dijadikan kader demokrasi dan kepemiluan. Ketiga desa pun bersepakat untuk membentuk forum pelopor demokrasi. “Mudah-mudahan pembentukan forum ini dapat membantu KPU dalam upaya mensosialisasikan gelaran Pemilu 2019,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kekerasan anak di Gunungkidul mencapai 50 kasus hingga Juli 2026. Dinas Sosial P3A memperkuat upaya pencegahan di masyarakat dan sekolah.
Kabupaten Bantul akan memasok 250 ton sampah per hari untuk mendukung operasional PSEL Piyungan yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2028.
Xpeng melakukan recall 33.473 unit X9 di China akibat potensi kebocoran pada suspensi udara depan. Perbaikan gratis akan dimulai pada 28 Agustus 2026.
" kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya DPRD Sleman mempelajari strategi komunikasi publik yang diterapkan Pemerintah Kota Surabaya,"
Pemkab Banyumas menunggu hasil investigasi Polresta Banyumas terkait ambruknya tribun VIP Drift Speed Fest di Purwokerto. Korban sementara mencapai sekitar 90 o
PT Pegadaian (Persero) kembali membuktikan ketangguhannya sebagai salah satu pilar keuangan nasional dengan membukukan kinerja positif hingga 30 Juni 2026