56.000 Peserta BPJS Diaktifkan Lagi, Pemkab Gunungkidul Tambah Anggaran
Gunungkidul menambah anggaran BPJS Kesehatan Rp5,5 miliar menjadi Rp47,5 miliar setelah reaktivasi peserta PBI.
Ilustrasi Pemilu 2019/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL-KPU Bantul menggelar kelas demokrasi di tiga desa. Kegiatan ini dilaksankaan untuk mewujudkan pemilu yang cerdas, partisipatif, dan bermartabat.
Tiga desa yang menggelar kelas demokrasi di antaranya Desa Dlingo, Sumbermulyo, dan Guwosari. Ketiga desa pelopor demokrasi pun siap mewujudkan pemilu yang cerdas dan bermartabat.
Anggota KPU Bantul Titik Istiyawatun Khasanah mengatakan, kelas demokrasi di tiga desa sudah dilaksanakan dan ditutup pada Jumat (22/6/2018). Di dalam kelas ini dibentuk kelompok untuk melakukan kajian dan analisa proses demokrasi dan kepemiluan di masing-masing desa. “Para peserta sangat antusias dalam kegiatan kelas demokrasi,” kata Titik kepada wartawan, Jumat kemarin.
Menurut dia, antusiasme ini terlihat dalam diskusi untuk menggali permasalahan dan mencari solusinya. Di dalam forum itu juga banyak masukan berkaitan dengan proses demokrasi di desa, salah satunya menyangkut partisipasi pemilih dalam pemilu. “Sangat bagus karena kegiatan ini juga sebagai upaya membangun kesadaran tentang pemilu,” ungkapnya.
Titik pun berharap, hasil dari kegiatan kelas demokrasi, para peserta dapat menularkan apa yang diperoleh selama kegiatan berlangsung ke masyarakat sehingga kesadaran tentang pentingnya pemilu semakin meningkat. “Kelas demokrasi yang digelar hanya salah satu bagian sosialisasi dalam upaya meningkatkan partisipasi pemilih. Di Pemilu 2019, kami menargetkan partisipasi pemilih sebanyak 82%,” ujarnya.
Anggota KPU Bantul Didik Joko Nugroho menambahkan, tindak lanjut dari penyelenggaraan kelas demokrasi para peserta akan dijadikan kader demokrasi dan kepemiluan. Ketiga desa pun bersepakat untuk membentuk forum pelopor demokrasi. “Mudah-mudahan pembentukan forum ini dapat membantu KPU dalam upaya mensosialisasikan gelaran Pemilu 2019,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul menambah anggaran BPJS Kesehatan Rp5,5 miliar menjadi Rp47,5 miliar setelah reaktivasi peserta PBI.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Sertifikat tanah elektronik menghubungkan data pemegang hak dengan NIK dan bidang tanah dengan nomor identifikasi elektronik.
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Sebanyak 193 karya dari 131 seniman difabel dipamerkan dalam Suluh Sumurup Art Festival 2026 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta (TBY).