Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Ilustrasi ubur-ubur/Harian Jogja
Harianjohgja.com, GUNUNGKIDUL—Selain kecelakaan laut, serangan ubur-ubur di pantai selatan Gunungkidul juga perlu mendapat perhatian. Dari data SAR Satlinmas Istimewa Wilayah II Gunungkidul tercatat ada 76 kasus sengatan ubur-ubur telah terjadi selama pengamanan libur Lebaran tahun ini.
Adapun 76 kasus tersebut tersebar di enam pantai yakni Pantai Kukup (22 kasus); Pantai Sepanjang (26 kasus); Pantai Drini (10 kasus); Pantai Krakal (4 kasus); Pulang Sawal (1 kasus) dan Pantai Gesing (13 kasus).
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Marjono mengatakan peningkatan jumlah kasus sengatan ubur-ubur dibanding tahun lalu. Bahkan untuk 2017 lalu menurutnya tidak terjadi kasus seperti ini.
Kata Marjono sebagian besar dari korban adalah anak-anak, karena mereka tidak mengetahui hewan yang dipakai untuk mainan atau saat berjalan dan terinjak merupakan hewan penyengat. Dia memperkiraan pada Juli hingga Agustus merupakan siklus munculnya ubur-ubur atau oleh masyarakat setempat disebut impes.
Ubur-ubur yang biasa muncul merupakan binatang laut yang tergolong ke dalam kelas Scyphozoa. Tubuhnya yang berbentuk payung berumbai, bisa menyebabkan gatal di kulit jika tersentuh.
"Korban merata di semua pantai, kecuali pantai Baron karena ada aliran air tawar sehingga ubur-ubur tidak sampai pinggir," katanya.
Adapun upaya yang dilakukan pihaknya yakni dengan memasang papan pengumuman, dan juga membersihkan ubur ubur yang tersapu ombak dan terdampar di bibir pantai. Dengan memakai alat khusus, ubur ubur kemudian di kubur dalam satu tempat khusus yang letaknya jauh dari jangkauan wisatawan.
"Teman-teman di lapangan mencari dan mengumpulkan impes [ubur-ubur]. Lalu dikubur agar tidak tersentuh wisatawan," ucapnya.
Selain membersihkan pantai setiap pagi, Tim SAR diakui dia juga menyiagakan tim medis di lokasi pantai. Koordinasi dengan puskesmas dan dokter terdekat juga telah dilakukan untuk memberikan pertolongan kepada wisatawan yang tersengat ubur-ubur. Sebab, selain gatal, jika tidak kuat pengunjung sering kali sesak nafas.
"Kami mengimbau kepada wisatawan jika melihat ada hewan warna biru kecil untuk tidak menyentuhnya," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.