Motor Curian Dijual Rp2,3 Juta, Warga Karangmojo Ditangkap Polisi
Polsek Wonosari menangkap pelaku curanmor asal Karangmojo yang menjual motor curian ke Kota Jogja seharga Rp2,3 juta.
Ilustrasi PPDB./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL--Kepala Balai Pendidikan Menengah Bantul Suhirman mengklaim hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2018-2019 tingkat SMA dan sederajat berjalan dengan lancar. Hanya, belum semua siswa langsung mendaftar karena kuota yang tersedia baru terisi sepertiga.
“PPDB akan dibuka hingga Kamis [5/7/2018]. Hari pertama calon siswa masih banyak memantau peluang diterima di sekolah yang diinginkan. Yang sudah mantap bisa langsung daftar,” jelas dia, Selasa (3/7/2018).
Balai Dikmen hingga kemarin masih melayani pengurusan serta input data SKTM untuk memberi kesempatan kepada pemohon yang telah mengurus di Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bantul. “Sebenarnya ditutup pada Jumat [29/6/2018] lalu, tapi berhubung masih ada yang mengurus maka tetap dilayani,” katanya.
Input data SKTM dilakukan agar saat calon siswa mendaftar bisa langsung dicek yang bersangkutan telah mengurus persyaratan untuk mendaftar sekolah melalui jalur khusus. “Jadi nanti saat mendaftar bisa langsung ketahuan jika pendaftar menggunakan jalur siswa tidak mampu untuk masuk sekolah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polsek Wonosari menangkap pelaku curanmor asal Karangmojo yang menjual motor curian ke Kota Jogja seharga Rp2,3 juta.
Sapi kurban Presiden Prabowo asal Gunungkidul habiskan biaya pakan Rp80.000 per hari. Sapi simmental itu berbobot lebih dari 1 ton.
Prabowo menghadiri panen raya jagung nasional, groundbreaking gudang pangan Polri, dan peluncuran 166 SPPG pendukung MBG di Tuban.
BMKG memperingatkan potensi hujan ringan hingga sedang disertai angin kencang di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Minggu.
Prabowo menyebut Program MBG dapat memutar uang hingga Rp10,8 miliar per desa setiap tahun untuk menggerakkan ekonomi rakyat.
Disdik Sleman hanya mengakui enam lomba nasional untuk Jalur Prestasi Khusus SPMB 2026 jenjang SMP.