Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Ilustrasi PPDB./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL--Sekolah menengah pertama (SMP) Negeri 2 Pundong merupakan salah satu SMP di Bantul yang tidak memenuhi kuota siswa dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini. Dari kuota 206 siswa, hanya terpenuhi sebanyak 123 siswa. Dari jumlah tersebut, 14 siswa di antaranya adalah jalur lingkungan sekolah.
Bukan hanya tahun ini SMP Negeri 2 Pundong kekurangan siswa. Pada PPDB tahun lalu, SMP Dusun Menang, Desa Srihardono, Kecamatan Pundong ini juga kekurangan siswa.
"Tahun lalu dari kuota 216 siswa kami hanya menerima 165 siswa," kata Kepala SMP Negeri 2 Pundong, Sunardi, Senin (9/7/2018).
Dengan tidak terpenuhinya kuota siswa, pembagian kelas VII pun dirampingkan dari sebelumnya enam kelas menjadi empat kelas, karena tiap kelas atau rombongan belajar sebanyak 32 orang. Sementara kelas VIII dan IX masing-masing delapan kelas.
Menurut Sunardi, tidak terpenuhinya kuota siswa di sekolah yang dipimpinnya wajar, karena jumlah lulusan SD di Kecamatan Pundong pada tahun ajaran 2018 hanya 370 orang. Sementara di Pundong ada dua SMP negeri, yakni SMP Negeri 1 dan 2, dan 1 madrasah tsanawiyah (MTS). Belum lagi sekolah swasta.
SMP Negeri 2 masuk dalam zonasi tiga pada PPDB tahun ini. Zonasi tiga masuk Kecamatan Pundong, Kretek, dan Bambanglipuro. Sunardi mengaku sudah melaporkan kondisi kekurangan siswa ke Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bantul.
Kepala Sub Bagian Program, Disdikpora Bantul Siti Zamzanah mengatakan meski ada sekolah kekurangan siswa tidak ada masa perpanjangan pendaftaran siswa baru. "Sesuai petunjuk teknis tidak ada perpanjangan pendaftaran," kata dia.
Total siswa yang diterima dalam PPDB tahun ini sebanyak 9.321 orang, yang terdiri dari jalur zonasi sebanyak 7.873 orang, jalur lingkungan sekolah atau jarak 500 meter dari tempat tinggal ke sekolah sebanyak 1.094 siswa, dan jalur prestasi sebanyak 354 orang.
Jumlah tersebut tersebar di 47 SMP negeri dan 23 SMP swasta yang menyelenggarakan PPDB sistem RTO atau real time online (RTO). Belum termasuk siswa dari 41 SMP swasta yang menyelenggarakan PPDB dengan sistem reguler atau daftar langsung ke sekolah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Prediksi Persik vs Persija di Super League 2026, tim tamu diunggulkan meski tuan rumah dalam tren positif.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.