Jadwal Angkutan Wisata Jogja-Ndrini Minggu 26 Juli 2026
Cek jadwal Angkutan KSPN Jogja Minggu 26 Juli 2026 menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini. Tarif mulai Rp12.000 dari Malioboro.
Wakil Dekan II Fakultas Pertanian Universitas Janabadra Kadarso menunjukkan pertanian hidroponik anggrek karya dosen dan mahasiswa di Kampus UJB, Rabu (11/7/2018). Pertanian hidroponik untuk tanaman anggrek ini menjadi satu-satunya yang ada di DIY./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA--Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Janabadra (UJB) Yogyakarta memperoleh akreditasi A setelah mengembangkan pertanian hidroponik perkotaan. Pertanian hidroponik yang dikembangkan jurusan ini dikerjakan langsung oleh mahasiswa yang jasanya telah banyak digunakan hotel dan pusat perbelanjaan di Jogja dalam menghasilkan sayuran serta tanaman hias.
Dekan Fakultas Pertanian UJB Yogyakarta Subeni menjelaskan untuk pertama kalinya Prodi Agribisnis UJB mendapatkan nilai A dalam akreditasi 2018. Pihaknya akan berupaya mempertahankan status tersebut dengan meningkatkan kualitas pembelajaran.
Perolehan akreditasi A tersebut sekaligus membawa peluang bagi fakultasnya untuk membuka prodi baru yaitu Agroteknologi.
Ia mengakui salah satu faktor yang menyebabkan peroleh akreditasi tersebut karena telah mengembangkan konsep pertanian hidroponik.
"Konsep pertanian hidroponik ini tidak sekadar teori yang kami berikan tetapi praktik, mulai dari membuat, menanam sampai memasarkan," katanya, Rabu (11/7/2018).
Wakil Dekan II Fakultas Pertanian UJB Kadarso mengakui salah satu kekaguman tim penilai akreditasi yaitu penerapan pertanian hidroponik di UJB. Konsep ini diterapkan dengan menanam berbagai tanaman sayuran dan tanaman hias di area kampus dengan lahan sempit.
Kegiatan menanam hidroponik itu bahkan berkembang sebagai salah satu bentuk unit usaha baru di kampus dengan melayani masyarakat hingga instansi dan perusahaan.
"Karena pertanian hidroponik ini menjadi solusi bagi masyarakat perkotaan, tanpa butuh lahan, bisa tempat sempit bahkan dua meter saja cukup dan sehat hasilnya," kata dia.
Pria yang juga pakar pertanian hidroponik ini menambahkan minat masyarakat Jogja dan sekitarnya terhadap pertanian hidroponik mulai meningkat. Dalam catatannya, ada 12 perusahaan seperti hotel maupun pusat perbelanjaan yang meminta kepada Agribisnis UJB untuk dibuatkan pertanian hidroponik skala besar untuk ditempatkan di hotel maupun mal.
"Semua yang mengerjakan mahasiswa, mulai dari membuat media tanam pakai pipa, lalu setting instalasi, menanam benih dan mahasiswa yang memberikan pendampingan sampai panen. Kalau ada kendala mereka konsultasi dengan dosen, misalnya aliran airnya hangat terus kan jadi tidak stabil pertumbuhannya," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal Angkutan KSPN Jogja Minggu 26 Juli 2026 menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini. Tarif mulai Rp12.000 dari Malioboro.
Kemkomdigi meminta publik melihat utuh pernyataan Presiden Prabowo soal "londo ireng" dan menegaskan tidak ditujukan kepada profesi atau kelompok tertentu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 28 Juli 2026 tersedia dengan 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Peristiwa Kudatuli di Kantor DPP PDIP dan mengajak generasi muda tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.
Polres Bantul menyita 307 botol miras berbagai merek dari 14 lokasi dalam operasi KRYD untuk menekan peredaran minuman keras ilegal.
Donald Trump masih memiliki opsi memerintahkan serangan ke Iran meski operasi militer ditunda dan upaya diplomasi di Timur Tengah terus berlangsung.