Ada Program Sertakan BPJamsostek, Perusahaan di Jogja Diajak Lindungi Pekerja Informal
BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta mengajak 45 perusahaan memperluas perlindungan pekerja informal melalui program Sertakan dan CSR.
Kepala Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jogja Lucy Irawati memberikan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada pelaku UKM di kantor Kecamatan Umbulharjo, Jumat (3/8/2018)./Ist-BPJS Ketenagakerjaan
Harianjogja.com, JOGJA-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Jogja menyerahkan kartu kepesertaan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi 255 pelaku usaha kecil menengah (UKM). Penyerahan tersebut sebagai tindaklanjut program Gandeng Gendong Pemkot Jogja.
Kepala Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jogja Lucy Irawati mengatakan Pemkot berkomitmen untuk memberikam perlindungan tenaga kerja khususnya UKM. Alasannya, pelaku UKM selama ini menjadi tulang punggung ekonomi.
"Aktivitas mereka selama ini bisa diandalkan di tengah beragamnya tantangan globalisasi ekonomi," ujar Lucy di kantor Kecamatan Umbulharjo, Jumat (3/8/2018).
Menurutnya, keberadaan BPJS Ketenagakerjaan selain untuk menyukseskan program Gandeng Gendong juga untuk memberikan perlindungan bagi pelaku UKM baik Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) maupun Jaminan Kematian (JKM). "Masih ada 24.000 UKM lainnya yang belum terlindungi. Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengangkat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jogja Ainul Kholid mengatakan, jaminan sosial ketenagakerjaan tersebut berkat dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Sarihusada Generasi Mahardika (SGM) yang diberikan kepada 255 pelaku UKM di Umbulharjo. "Dengan perlindungan sosial ketenagakerjaan ini, kami berharap pelaku usaha bisa tenang dalam bekerja. Jika mengalami kecelakaan kerja, biar kami yang mengurusnya," katanya.
HR BP Operation Danone Indonesia I Ketut Muwaranata mengatakan dari 675 pelaku UKM di Umbulharjo pihaknya baru bisa membantu 255 UKM. Dia berharap bantuan tersebut bisa meningkatkan kesejahteraan warga sekitar. "Kami berharap bantuan ini UKM bisa lebih madiri dan bisa meningkatkan kesejahteraan mereka," katanya.
Sri Gati, salah satu UKM Ayam Bakar Cabe Ijo penerima CSR SGM menyampaikan program tersebut dinilai membantu untuk meningkatkan kesejahteraan dan semangat bekerja. "Saya berharap program ini bisa menularkan yang lainnya. Sebagai pekerja saya tentu butuh perlindungan dari program BPJS Ketenagakerjaan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta mengajak 45 perusahaan memperluas perlindungan pekerja informal melalui program Sertakan dan CSR.
JPU mengungkap temuan 74 kg emas dan 2,67 juta dolar AS dalam dakwaan TPPU Febrie Adriansyah di Pengadilan Tipikor Jakarta.
Manajer KDMP mengeluhkan ketidakjelasan kerja, penempatan jauh dari domisili, hingga mekanisme relokasi setelah menerima PKWT.
Mark Zuckerberg mengaku tak memiliki gelar sarjana saat dicecar soal dasar menilai risiko beauty filter Instagram terhadap pengguna muda.
Telkomsel dan ITNY berkolaborasi mengembangkan talenta digital mahasiswa melalui magang, guest lecturer, dan berbagai program edukasi digital.
Triumph Bonneville T40 dan T40 Black hadir dengan mesin 400 cc, desain klasik, serta fitur modern. Harga baru diumumkan pada awal 2027.