Bupati Gunungkidul: Petani Jangan Tergesa-gesa Jual Bawang Merah

Jalu Rahman Dewantara
Jalu Rahman Dewantara Jum'at, 10 Agustus 2018 13:20 WIB
Bupati Gunungkidul: Petani Jangan Tergesa-gesa Jual Bawang Merah

Ilustrasi lahan pertanian bawang merah./Harian Jogja-David Kurniawan

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Petani bawang merah diminta untuk tidak tergesa-gesa dalam menjual hasil panennya agar tetap mendapat harga jual yang tinggi.

Bupati Gunungkidul Badingah menganjurkan para petani juga meninjau harga di pasaran. Hal ini untuk menilik kemungkinan harga yang dijual kepada pedagang bisa lebih tinggi daripada di tengkulak.

Badingah juga mengimbau petani untuk tidak menjual ke tengkulak jika memang harga yang ditawarkan tengkulak masih rendah. "Saya berharap kepada petani jangan tergesa dijual, kalau perlu petani survei harga pasar," kata Badingah seusai Panen Raya Bawang Merah di Desa Karangrejek, Wonosari, Jumat (10/8/2018).

Badingah mengatakan anjuran ini bertujuan untuk menunjang kesejahteraan petani. Pasalnya dia masih melihat sejumlah tengkulak tidak memberi harga yang sesuai sehingga berakibat merugikan para petani.

Adapun untuk tetap menjaga kesejahteraan petani, Badingah meminta Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul untuk ikut mendampingi para petani pasca panen. "Saya minta Dinas mengawal para petani agar harga tidak hancur karena tengkulak, kami berusaha memproteksi petani," kata dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online