Desa Miskin di Sleman Dapat Bantuan Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Sunartono
Sunartono Selasa, 21 Agustus 2018 11:50 WIB
 Desa Miskin di Sleman Dapat Bantuan Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Ilustrasi./Solopos-M. Ferri Setiawan

Harianjogja.com, JOGJA- Wakil Gubernur DIY KGPAA Sri Paduka Paku Alam X menyerahkan delapan ekor sapi hewan kurban untuk kabupaten/kota di DIY, di Kompleks Kepatihan, Senin (20/8/2018). Delapan ekor sapi itu terdiri atas satu ekor bantuan dari Presiden RI Joko Widodo dan tujuh ekor sapi dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X. Adapun sapi presiden pada Idul Adha 2018 ini sesuai giliran diberikan kepada Kabupaten Sleman.

Kabag Kesra Pemkab Sleman Iriansyah menjelaskan, pihaknya menerima secara simbolis sapi bantuan Presiden RI dengan berat total 900 kilogram. Sapi Jawa dengan harga mencapai Rp70 juta itu tahun ini memang sesuai giliran diberikan kepada Sleman. Pihaknya sudah menentukan pilihan desa yang akan menerima bantuan sapi tersebut dengan berbagai pertimbangan, salah satunya terkait angka kemiskinan di suatu desa.

"Berdasarkan survei, kami menetapkan sapi presiden kami distribusikan untuk disembelih di Margoagung, Seyegan karena di sana masih banyak warga yang berada di bawah garis kemiskinan," ungkapnya seusai serahterima sapi di Kompleks Kepatihan, Senin (20/8/2018).

Selain dari presiden, pihaknya menerima satu ekor sapi dari Gubernur DIY seharga Rp25 juta dengan berat 400 gram. Sapi tersebut akan didistribusikan di Sumberagung, Moyudan, Sleman. Penentuan desa tersebur berdasarkan arahan Pemda DIY serta seleksi proposal yang masuk. "Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi warga di sana," katanya.

Sementara itu, tujuh ekor sapi bantuan HB X sendiri didistribusikan antara lain di Masjid Puro Pakualaman dan Masjid Gede Kauman masing-masing satu ekor dan lima ekor lainnya diberikan kepada kabupaten/kota seDIY.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online