Ini Akses Jalan Menuju Tempat Parkir Menara Kopi Kotabaru Jogja
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Petugas puskesmas memberikan suntikan Imunisasi MR di SD Siraman II Wonosari, Kamis (9/8/2018).Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Kesehatan DIY menyatakan akan terus melanjutkan program pemberian vaksin MR di DIY meski MUI mengeluarkan fatwa haram. Kondisi yang dinilai darurat dan tidak ada pilihan vaksin serupa lainnya menjadi alasan bagi DIY untuk tetap melanjutkan program tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembayun Setyaning Astutie menjelaskan, pihaknya terus melanjutkan program vaksin MR dengan berbagai pertimbangan. Antara lain, saat ini kondisi saat ini bisa dibilang darurat dalam hal pencegahan rubela, padahal tidak ada vaksin lain yang bisa dipakai.
Sehingga pilihannya hanya dua, yaitu tidak memberikan vaksin MR dengan konsekuensi anak menjadi rentan terkena penyakit tersebut atau tetap menggunakan vaksin MR demi mencegah penyakit tersebut.
"Karena kondisinya darurat, kalau ada pilihan lain kami pasti pilih yang lain tetapi nyatanya kan tidak ada. Saya mohon masyarakat bisa memahami hal itu. Kalau itu dibilang tidak halal, kalau ada yang lain kami pilih yang halal, tetapi tidak ada pilihan dan kondisinya sudah darurat," terangnya kepada Harianjogja.com, Kamis (23/8/2018).
Ia berharap masyarakat bisa memahami bahwa tidak hanya persoalan halal dan haram, namun dampak kesehatan ke depannya. Dampaknya bisa terlihat lima atau sepuluh tahun ke depan jika tidak diberikan vaksin akan penyakit tersebut.
Pemberian vaksin menjadi salah satu usaha untuk menuju sehat, ia menilai justru tidak tepat ketika membiarkan seseorang rentan terkena penyakit dengan tidak memberikan vaksin.
"Kami tetap meneruskan program ini, untuk jumlah yang divaksinasi setiap tahun masih sama," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.