Ahli Waris Pekerja Padat Karya Sleman Terima Santunan Rp74 Juta dari BPJamsostek
Ahli waris pekerja padat karya di Sleman menerima santunan JKM Rp74 juta. Capaian UCJ Sleman hingga Oktober 2026 mencapai 36,48%.
Ilustrasi mahasiswa/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA- Predikat Jogja sebagai kota pelajar masih layak disandang. Setidaknya hal itu berdasarkan hasil survei yang dilakukan kepada 100 mahasiswa baru di Jogja.
Humas Mamikos pengelola indekost di Jogja, Sri Mona mengatakan sebanyak 98% mahasiswa baru mengatakan jika Jogja layak menjadi Kota Pendidikan. Pihaknya melakukan jajak pendapat dengan mahasiswa baru yang tinggal di Jogja selama September lalu. "Hasilnya, para orang tua masih percaya untuk menyekolahkan atau mengirim anaknya kuliah di Jogja," katanya, Selasa (9/10/2018).
Jajak pendapat tersebut juga menjadi tolok ukur bagaimana mahasiswa baru mendapatkan kesempatan yang sama terutama dalam memulai kehidupan baru mereka di perkuliahan. "Sarana tempat tinggal (indekos) menjadi hal penting agar mereka bisa belajar dengan baik dan nyaman, sesuai harapan," katanya.
Dia menjelaskan, berdasarkan jajak pendapat dengan responden mahasiswa baru yang kuliah di Jogja diperoleh sejumlah data, Jogja dianggap menjadi barometer pendidikan karena memiliki kampus-kampus yang berkualitas baik Perguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan Tinggi Swasta.
Persepsi Jogja merupakan Kota Pelajar menjadi alasan paling kuat bagi 28% responden, didukung dengan faktor penduduk Jogja yang dikenal ramah. Sedangkan, sebanyak 15% memilih Jogja karena dianggap nyaman dan Jogja sebagai miniatur Indonesia sekaligus rumah bersama.
Di kota Jogja juga terdapat kampus-kampus terbaik di Tanah Air, hal ini menjadi pilihan sebanyak 14% responden, sementara biaya hidup di Jogja yang murah dipilih responden sebanyak 10%. Sebagian mahasiswa menjawab bahwa tujuan mereka kuliah adalah untuk mencari relasi (66%) dan teman (64%). "Namun alasan utama ke Jogja untuk mencari ilmu yang dipilih mahasiswa sebesar 98 persen," katanya.
Untuk lokasi tinggal sementara atau indekos sebanyak 98% mahasiswa baru memilih tinggal di lingkungan indekos yang tidak jauh dari kampus mereka. Jarak kost yang banyak dipilih mahasiswa ini tersebar di range kurang dari 5 kilometer, hingga dibawah 15 kilometer. "Ada sebagian kecil mahasiswa yang memilih jauh dari lingkungan kampus karena memiliki kendaraan pribadi serta ingin suasana berbeda," katanya.
Sementara ada 88% yang memilih faktor kemudahan mencari tempat makan, 52% indekos berdekatan dengan tempat ibadah. Sebanyak 49% memilih dekat dengan sarana dan prasarana seperti warnet dan hanya 11% memilih kost yang berdekatan dengan spot untuk hang-out seperti kafe, sementara 5% sisanya memilih kost dekat mal.
"Kos kosan dipilih yang memiliki pengawasan dari pemilik kos dan ada pemisahan untuk kost laki-laki dan perempuan," katanya.
Cofounder Mamikos Anggit Tut Pinilih mengatakan untuk memfasilitasi dan membantu calon mahasiswa yang menuntut ilmu di Jogja pihaknya menyediakan Forum Good Senior Mamikos. Forum ini digunakan sebagai sarana untuk membantu mahasiswa baru melakukan adaptasi secara cepat dengan lingkungan barunya.
"Kami mengajak senior atau orang yang lebih dulu berada di Jogja untuk ikut membantu memberikan info-info seputar kota dan kampus kepada calon mahasiswa," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ahli waris pekerja padat karya di Sleman menerima santunan JKM Rp74 juta. Capaian UCJ Sleman hingga Oktober 2026 mencapai 36,48%.
Jadwal KA Bandara YIA Jumat, 30 Oktober 2026, tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Simak jam keberangkatan dan kedatangan.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat, 30 Oktober 2026, tersedia dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB. Cek jadwal di setiap stasiun.
adwal KRL Jogja-Solo Jumat, 30 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Tiket konser Syahrini Rp35 juta menawarkan akses VIP, lounge khusus, sesi after-show, dan merchandise eksklusif. Kuotanya sekitar 40 orang.
Bakmi godog hangat dan suasana sawah menjadi daya tarik Sajian Kembang Turi di Turi, Sleman, untuk wisata kuliner keluarga saat musim hujan.