38 Jembatan di Gunungkidul Rusak, Pemkab Lakukan Perbaikan Bertahap
Sebanyak 38 jembatan di Gunungkidul mulai rusak ringan hingga sedang. Pemkab pastikan masih aman dan lakukan perbaikan bertahap.
Embung Nglanggeran di Desa Nglanggerang mengering karena air disedot untuk menyirami tanaman buah di lokasi sekitar. Foto diambil beberapa waktu lalu./Ist-pengelola wisata Nglanggeran.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Kemarau panjang yang terjadi di wilayah Gunungkidul berdampak terhadap mengeringnya Embung Nglanggeran di Desa Nglanggeran, Patuk. Hal ini terjadi karena debit air di embung digunakan untuk menyelamatkan ribuan pohon buah di kawasan tersebut.
Pengelola Ekowisata Desa Nglanggeran, Sugeng Handoko mengatakan, mengeringnya debit air di embung Ngalenggeran sudah terjadi sejak beberapa minggu lalu. Meski demikian, ia tidak khawatir dengan kejadian tersebut karena kawasan embuang masih tetap menjadi destinasi wisata yang menarik. “Tidak ada airnya sama sekali sehingga kondisi embung tinggal lapisan geomembran yang berfungsi untuk menampung air,” kata Sugeng kepada wartawan, Jumat (12/10/2018).
Menurut dia, mengeringnya embung tidak lepas dari musim kemarau yang melanda wilayah Gunungkidul. Dampak dari kemarau menyebabkan krisis air yang mengancam tanaman buah di sekitar embung. Warga pun berinisiatif menyelamatkan ribuan pohon kelengkeng dan durian dengan memanfaatkan air di dalam embung. “Sejak dua bulan lalu sudah dilakukan penyedotan untuk menyirami tanaman buah yang mencapai 1.000 pohon,” tuturnya.
Sugeng menjelaskan, sebelum dilakukan penyedotan warga telah bersepakat memanfaatkan air embung untuk menyirami tanaman buah di Nglanggeran. “Penyiraman dilakukan agar tidak terjadi kegagalan panen buah,” ungkapnya.
Meski air di embung sudah mengering, Pelopor desa wisata ini tidak merasa khawatir karena kondisi tersebut bisa menjadi daya tarik sendiri untuk berfoto-foto di dasar embung. “Pengunjung bisa melihat dan berfoto di dasaran embung. Tapi pesan kami harus dijaga sehingga kebersihan dan lokasi embung tidak rusak,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 38 jembatan di Gunungkidul mulai rusak ringan hingga sedang. Pemkab pastikan masih aman dan lakukan perbaikan bertahap.
Selandia Baru umumkan skuad Piala Dunia 2026 hasil seleksi 3 tahun. Kombinasi pemain senior dan muda siap beri kejutan.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Lonjakan penumpang kereta saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus capai 778 ribu tiket. Jogja jadi tujuan favorit masyarakat.
Polisi gerebek rumah di Bantul yang diduga jual miras oplosan. Lima botol disita, operasi terus digencarkan tekan peredaran ilegal.
Ilmuwan China berhasil kloning 6 kambing perah super dengan produksi susu tinggi. Terobosan ini percepat pembiakan dan dukung ketahanan pangan.