Pabrik Hidrogen Hijau Pertama Pertamina Siap Beroperasi Tahun Ini
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Insiden bendera Cina di HUT Kulon Progo./Foto: Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO- Munculnya bendera China dan Jepang pada HUT Kabupaten Kulonprogo viral di media sosial.
Peringatan Hari Jadi Kabupaten Kulonprogo, yang ke-67 di Alun-Alun Wates pada Senin (15/10/2018) ternodai dengan insiden lontaran parasut berbendera China dan Jepang di atas bendera Merah Putih. Foto dan video peristiwa itu pun viral di media sosial.
Dari video yang beredar, bendera kecil berbahan kertas tersebut tampak terikat pada parasut. Viralnya insiden itu juga diiringi kabar bahwa parasut berbendera tersebut keluar sesaat setelah petasan meledak di udara.
Kejadian itu membuat pejabat di Kabupaten Kulonprogo utamanya Dinas Kebudayaan Kolonprogo saling tuding mengaku tidak ada yang mengetahui insiden itu.
Bupati Kolonprogo, Hasto Wardoyo saat dikonfirmasi menduga insiden itu terjadi bisa jadi karena masuk tahun politik. Namun ia mengaku tidak tahu kembang api yang melontarkan parasut itu terdapat bendera China dan Jepang.
"Maklum di tahun politik apa saja bisa menjadi bahan, jelas kami tidak ada yang tahu sebelumnya jika kembamg api yang dijual kepada kami berisi seperi itu," ujar Hasto saat dikonfirmasi via WhatsApp, Kamis (18/10/2018).
Atas peristiwa bendera China dan Jepang itu, ia pun meminta pihak kepolisian untuk mengusut kasus tersebut. Jika memang ada unsur kesengajaan, Hasto menyerahkan proses hukum kepada polisi.
"Apakah itu ada unsur kesengajaan dari pembuat itu kamu serahkan kepada pihak berwajib," kata dia.
Diketahui, petasan yang dilontarkan itu sebagai bagian dari peringatan untuk menyemarakkan rangkaian Gelaran Sewu Angguk yang menjadi pemungkas upacara peringatan hari jadi ke-67 Kabupaten Kulonprogo.
Namun saat petasan terlontar terlihat ada bendera Cina dan Jepang berderet di atas bendera Merah Putih. Foto dan video peristiwa itu akhirnya viral di media sosial.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.