Kemenhut Pastikan Penanganan Kebakaran TNBTS Berjalan Terpadu
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Pasukan Bregada Winoto Manggolo saat beratraksi di Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Rabu (21/11/2018) malam./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Ratusan masyarakat tumpah ruah di sepanjang jalan dari Simpang Empat Senosewu, Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Bantul, hingga depan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial (BBP3KS), Ngestiharjo, Rabu (21/11/2018) malam. Mereka menyaksikan atraksi budaya yang digelar dalam acara syukuran atas suksesnya gelaran pemilihan kepala desa Ngestiharjo, beberapa waktu lalu.
Kirab budaya itu menampilkan berbagai potensi kesenian yang ada di desa setempat, di antaranya adalah bregada, drumben, hadroh, serta jatilan dengan jumlah peserta mencapai sekitar 200 orang.
Barisan kirab diawali bregada, kemudian diikuti kelompok kesenian lainnya. Selain itu, yang jadi perhatian dalam kirab yang dimulai sekitar pukul 18.30WIB sampai 20.00 WIB itu adalah Bregada Winoto Manggolo asal Dusun, Ngewotan, Desa Ngestiharjo, Kasihan. Kelompok kesenian ala keprajuritan pengaman kerajaan dengan anggota 90 personel tersebut memang menjadi salah satu potensi andalan di Ngestiharjo.
"Acara ini merupakan selamatan pesta rakyat pilurdes selesai dilaksanakan dan sukses. Atraksi diisi dengan sejumlah potensi kesenian yang ada di Desa Ngestiharjo," kata Ismadi selaku Ketua II Kelompok Bregada Winoto Manggolo dan Jatilan Turonggo Mudo Budoyo, kemarin.
Kesenian Bregada Winoto Manggolo dan Jatilan Turonggo Mudo Budoyo merupakan kelompok seni desa setempat yang menjadi potensi. Grup kesenian terebut kerap tampil dalam berbagai even, termasuk saat HUT Kota Jogja kesenian ini turut tampil di Malioboro. Grup kesenian ini juga pernah menggelar festival bregada.
Saat ini pemain Bregada Winoto Manggolo dan Jatilan Turonggo Mudo Budoyo memiliki banyak penerus yang berusia rata-rata 30-40 tahun. Penasehat grup kesenian ini Solahudin Hidayat mengatakan saat ini grup kesenian tersebut tengah fokus dalam pengadaan alat dan konstum.
Kepala Seksi Obyek Daya Tarik Wisata, Dinas Pariwisata DIY, Wardoyo mengatakan pasukan keprajuritan atau bergodo di DIY menjadi salah satu seni budaya dan menjadi kekuatan daya tarik bagi wisatawan yang perlu dilestarikan oleh masyarakat.
Dia mencontohkan prosesi pergantian prajurit jaga di Puro Pakualaman yang saat ini sudah dikemas dalam bentuk atraksi budaya yang bisa disaksikan oleh masyarakat. "Jadi kepariwisataan memang tidak bisa lepas dari seni budaya," kata Wardoyo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Kapolri dan Mendes PDT memperkuat kerja sama memberantas narkoba di desa melalui Desa Bersinar serta menyiapkan program Poliran.
Hujan mulai mengguyur Kulon Progo. BPBD mengingatkan warga mewaspadai pohon tumbang, genangan, angin kencang, dan gelombang tinggi.
Kejagung melelang 209.081,97 ton batu bara sitaan kasus Samin Tan senilai Rp264,08 miliar. Satu peserta dinyatakan sebagai pemenang.
PSIM Jogja mengajukan banding atas sanksi 10 pertandingan Mauro Caballero terkait dugaan rasisme terhadap pemain Bhayangkara FC.
Marc Marquez menjadi yang tercepat di Practice MotoGP Malaysia 2026 meski terjatuh. Jorge Martin harus memulai kualifikasi dari Q1.