Jadwal SIM Keliling Jogja, Ada Layanan Malam di Alun-Alun Kidul
Jadwal SIM Keliling Jogja Mei 2026 lengkap di Alun-Alun Kidul, Sasono Hinggil, dan MPP. Cek lokasi, jam, dan syarat perpanjangan SIM A dan C terbaru.
Plt Sekretaris BPAD DIY Agnes Riyanti Dewantari (berdiri) memaparkan materinya dalam Roadshow Minat Baca di Ruang Pertemuan Balai Kelurahan Ngupasan, Gondomanan, Senin (26/11/2018)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA—Masyarakat harus terus dimotivasi untuk untuk meningkatkan literasi membaca. Dengan membaca, masyarakat diharapkan bisa memiliki kreativitas dalam berkarya.
Plt Sekretaris Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) DIY Agnes Riyanti Dewantari mengatakan membaca merupakan aktivitas menarik dan menambah pengetahuan. Dengan membaca, maka seseorang juga bisa kreatif dan inovatif dalam melakukan sesuatu. "Makanya dengan membaca orang akan pintar, bisa kreatif menciptakan sebuah karya," katanya di sela kegiatan Roadshow Minat Baca bertajuk Pembudayaan Kegemaran Membaca yang digelar BPAD DIY di Ruang Pertemuan Balai Kelurahan Ngupasan, Gondomanan, Jogja, Senin (26/11/2018).
Saat ini fasilitas perpustakaan dibangun dari perkotaan hingga perdesaan. Bahkan perpustakaan memilik beragam koleksi bacaan agar masyarakat mau membaca di perpustakaan. Kalau pun tidak membaca di Perpustakaan, masyarakat juga bisa menggunakan sarana gadget nya untuk mengakses buku-buku di perpustakaan. "Perlu ada gerakan bersama. Perlu ada inisiatif baru. Apalagi sekarang hampir semua orang memegang ponsel. Buku-buku untuk membaca bisa diakses via gadget," katanya.
BPAD DIY, katanya saat ini memiliki aplikasi iJogja yang 7.000 judul buku elektronik. Masing-masing judul memiliki dua salinan. "Tinggal mengunduhnya iJogja lewat jaringan internet. Ketika akan membacanya, sudah tidak dibutuhkan sambungan internet, bisa dibaca secara offline," katanya.
Nurjanah, anggota DPRD DIY yang menjadi salah seorang narasumber pada kegiatan tersebut mengatakan sebagai mitra eksekutif pihaknya juga mendorong masyarakat untuk terus meningkatkan budaya membaca. “Membaca memiliki banyak manfaat, mulai dari melatih otak dan mata,” ucap dia.
Di perpustakaan yang dikelola BPAD DIY, kata dia, saat ini ada ribuan koleksi buku. Koleksi tersebut terdiri dari berbagai jenis, mulai dari buku umum, buku agama, buku keterampilan, buku anak, hingga layanan Ada Koleksi Lokal Konten Yogyakarta (Aleksa).
Selain itu, ada pula layanan Blind Corner untuk yang terdiri dari koleksi buku braile, dan digital talking book.
"Masyarakat di Jogja lebih melek literasinya, lebih terbuka. Karena sudah menghadapi zamam serba elektronik dan online seperti dunia maya itu sangat harus diimbangi kemampuan dalam hal literasi," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Jogja Mei 2026 lengkap di Alun-Alun Kidul, Sasono Hinggil, dan MPP. Cek lokasi, jam, dan syarat perpanjangan SIM A dan C terbaru.
Leo/Daniel juara Thailand Open 2026 usai kalahkan pasangan India. Kemenangan ini jadi momentum menuju Olimpiade 2028.
Ratusan warga Seloharjo Bantul menolak mantan dukuh kembali menjabat. Gugatan ke PTUN picu aksi dan pemasangan spanduk protes.
Presiden Prabowo beli sapi Brahman 1,2 ton dari Boyolali untuk kurban Iduladha 2026. Simak daftar sapi pilihan dari berbagai daerah.
Kinerja perbankan nasional tetap kuat di tengah tekanan global. Kredit tumbuh 9,49% dan bank BUMN jadi penopang utama ekonomi.
Ingin merencanakan kehamilan? Simak faktor penting seperti usia, kesehatan, dan gaya hidup yang memengaruhi kesuburan.