MLSC Jogja 2026 Jadi Panggung Bibit Sepak Bola Putri Menuju Timnas
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Ilustrasi hujan/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA- Hujan yang melanda wilayah Kota Jogja, sejak Selasa (27/11/2018) hingga Rabu (28/11/2018) berdampak pada longsor sejumlah titik. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian akibat bencana yang terjadi belum bisa diperkirakan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja Hari Wahyudi mengatakan dampak hujan yang terjadi kemarin menyebabkan sejumlah talut ambrol. Di RT1 RW1 Suryowijayan, Gedongkiwo, Mantrijeron misalnya, sebuah talut sungai Kaliwinongo ambrol sekitar pukul 00.30 WIB. Talut yang ambrol sepanjang tujuh meter, dengan lebar tiga meter dan kedalaman tiga meter.
"Penyebabnya tanah yang berada di bawahnya terkikis aliran Kali Winongo," kata Hari, Rabu (28/11/2018).
Akibat ambrolnya talut tersebut, akses masuk jalan kampung terputus. Ambrolnya talut juga memutus lampu penerangan jalan umum kampung. Tiang lampu bahkan terhanyut air Kali Winongo. Untuk sementara, akses melewati jalan tersebut ditutup.
"Untuk saat ini, kami baru menutup akses jalan tersebut. Dinas PUPKP tadi sudah meninjau ke lapangan," jelasnya.
Selain talut, tembok makam di Bangunrejo, RT 45 RW 10, Kricak, Tegalrejo juga ambrol pada Rabu pagi. Penyebabnya, lanjut Hari, juga akibat tanah di sekitar lokasi terkikis air hujan. Panjang longsoran sekitar 20 meter setinggi enam meter berada di bawah Kali Buntung.
"Lokasinya di TPU [tempat pemakaman umum], sudah dilakukan assessment. Kami berkoordinasi dengan DPUPKP untuk perbaikannya," katanya.
Selain menimbulkan longsoran, hujan deras semalam juga menyebabkan sebuah pohon preh tumbang di Sukonandi 1/14 RT 27 RW 08 Semaki, Umbulharjo. Tumbangnya pohon setinggi lima meter itu ditengarai akibat lapuk dimakam usia.
"Hanya menggangu akses jalan, tidak ada korban jiwa. Sekarang sudah selesai kami evakuasi," kata Hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal lengkap dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.