Kemenhut Pastikan Penanganan Kebakaran TNBTS Berjalan Terpadu
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Ilustrasi senjata tajam./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL- Aksi kejahatan jalanan alias klitih kembali terjadi di Bantul. Dua pelaku yang mengendarai sepeda motor mengacungkan senjata tajam dan mengejar petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Bantul, Pucung, Pendowoharjo, Sewon, Bantul.
Petugas SPBU tersebut adalah Tri Handoko, 38, warga Klaten, Jawa Tengah. Ia mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu (19/12/2018) dini hari, sekitar pukul 02.45 WIB. Saat itu Handoko sedang berjaga tiba-tiba dua orang mengendarai sepeda motor berboncengan masuk melalui pintu keluar SPBU.
Handoko mengira kedua orang itu hendak membeli BBM. Namun saat mendekati kedua pelaku malah melempar batu dan mengenai tiang SPBU. "Saya mau ambil lagi batunya dan mau balas ternyata orangnya bawa sajam semacam parang dan teriak \'koe arep ngopo [mau apa kamu|," ujar Handoko menirukan kata-kata pelaku kepada awak media di sela-sela bertugas, Kamis (20/12/2018).
Handoko pun ketakutan dan lari ke luar SPBU. Pelaku sempat mengejar hingga ke jalan raya, selanjutnya lari ke arah utara. Menurut Handoko, kedua pelaku mengenakan sepeda motor matik berwarna hitam. Namun ia tidak mengenali wajahnya.
Seusai kejadian ia mengaku sudah melapor polisi. Lebih lanjut Handoko mengatakan sejauh ini jarang terjadi aksi kriminalitas di sekitar lokasi. Dengan adanya aksi klitih tersebut ia berharap ada pengamanan ekstra dari pengelola SPBU maupun kepolisian, "Polisi mungkin harus lebih sering lagi patroli malam hari," ucap Handoko.
Sementara itu, Kapolsek Sewon Kompol Paimun mengaku mendengar aksi klitih tersebut dari media sosial. Sementara korban sampai Kamis sore belum melapor polisi. "Korban enggak laporan," kata Paimun.
Meski korban tidak melapor, namun polisi sempat mendatangi lokasi kejadian. Pihaknya belum melakukan olah tempat kejadian (TKP) karena belum ada laporan. Selain itu intensitas patroli sekitar lokasi juga lebih sering untuk mengantisipasi tindakan serupa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Perda nelayan Kulonprogo didorong untuk memperkuat perlindungan, kapasitas, dan keberlanjutan usaha nelayan, pembudidaya ikan, serta petambak garam.
Witan Sulaeman mengungkap suasana ruang ganti Persija setelah menang 2-1 atas Persib dan optimistis memburu gelar juara Super League 2026/2027.
Keluarga penumpang Virgo Transport 8 masih menanti kabar setelah kapal kecelakaan di Laut Jawa. Sebanyak 103 orang telah dievakuasi.
Stasiun Lidah Tanah yang dibangun pada 1902 melayani 6.047 penumpang hingga Agustus 2026, naik 20% dari rata-rata bulanan 2025.
Prabowo menegaskan BRICS punya peran strategis memperkuat suara Global South dalam menentukan arah pembangunan dan masa depan dunia.