UNY dan UNNES Berebut Gelar Juara Campus League Futsal Jogja
UNY dan UNNES melaju ke final Campus League Futsal Regional Yogyakarta 2026 setelah melewati semifinal sengit di sektor putra dan putri.
Makam Albertus Slamet Sugihardi yang dipotong salibnya, di TPU Purbayan Kotagede. /Harian Jogja-Abdul Hamied Razak
Harianjogja.com, JOGJA- Buntut viralnya kasus pemotongan salib di nisan makam Almarhum Albertus Slamet Sugihardi di TPU Jambon, Purbayan, Kotagede, Jogja, warga setempat menunda rencana mengubah status TPU tersebut menjadi permakaman khusus warga muslim.
Seperti diketahui kasus pemotongan salib pada nisan makam warga Katholik itu dikecam publik setelah kasus ini mencuat ke media, karena dianggap sebagai praktik intoleran dan mencoreng citra Jogja.
Meski warga berdalih, pemotongan salib pada nisan almarhum sudah berdasarkan kesepakatan dengan keluarga almarhum. Pasalnya, mayoritas penghuni makam tersebut merupakan warga muslim sehingga warga tak berkenan ada simbol kristiani seperti salib. Tak hanya itu, alasan lainnya warga ingin menjadikan Tempat Pemakaman Umum (TPU) itu menjadi permakaman khusus warga muslim.
Ketua RW 13 Purbayan, Slamet Riyadi mengaku pascakejadian ini rencana untuk menjadikan TPU Jambon sebagai permakaman khusus Muslim masih belum bisa dilakukan.
"Sementara kami pending dulu. Tidak seperti rencana awal [menjadikan TPU Jambon sebagai permakaman khusus warga muslim]," kata Slamet, Kamis (20/12/2018).
Tak hanya itu Slamet juga menyatakan kasus tersebut diklaimnya sudah selesai karena sudah ada pertemuan dengan Gubernur DIY sekaligus Raja Kraton Jogja Sri Sultan HB X dan Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti di Balai Kota pada Kamis.
Seperti diketahui dalam jumpa pers tersebut, Sultan HB X meminta maaf atas peristiwa pemotongan salib yang terjadi di Kotagede. Menurut Sultan, kebebasan ebragama termasuk menggunakan simbol keagamaan telah dijamin oleh konstitusi.
Ia meminta pembina wilayah (stakeholder terkait) turut menegakkan konstitusi dan tak membiarkan aksi semacam itu terjadi, meski di sisi lain ada kesepakatan antarwarga, salib pada nisan almarhum harus dipotong karena dianggap simbol kristiani.
Ia menekankan selama proses pemakaman warga Katholik Almarhum Albertus Slamet Sugihardi, 60, warga Purbayan turut membantu persiapan pemakaman. "Sudah selesai ya kasusnya, juga sudah lewat beberapa hari," ujar Slamet.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UNY dan UNNES melaju ke final Campus League Futsal Regional Yogyakarta 2026 setelah melewati semifinal sengit di sektor putra dan putri.
Polres Gunungkidul menerapkan larangan vape bagi anggota Polri dan ASN. Seksi Propam ditugaskan mengawasi dan menindak pelanggaran.
Jina Kim, Founder barenbliss, membagikan lima tips menggunakan maskara agar bulu mata terlihat lebih panjang, lentik, dan terdefinisi.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyerahkan manfaat BPJS Ketenagakerjaan senilai Rp350,15 juta kepada tiga ahli waris, termasuk beasiswa pendidikan Rp118,5
OPSI mengusulkan kenaikan UMP dan UMK 2027 sebesar 6,5%-7,5% untuk menjaga daya beli pekerja di tengah tekanan inflasi.
Transfer bank dan saldo GoPay hingga OVO tidak otomatis kena PPN. Pajak berlaku atas biaya jasa tertentu sesuai ketentuan.