Modus Tukar Uang, 2 WNA Gasak Rp4,2 Juta di Gunungkidul
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Tim Gegana Polda DIY saat melakukan sterilisasi gereja di Baleharjo, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul, Minggu (23/12/2018)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Tim Gegana Polda DIY melakukan sterilisasi empat gereja di wilayah Gunungkidul, Minggu (23/12/2018). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan perayaan natal berjalan lancar.
Gereja yang disisir petugas gegana di antaranya Gereja Santo Petrus Kanisius Baleharjo; Gereja Kristen Jawa Wonosari; Gerejo Santo Yusuf Logandeng, Playen, dan Gereja Katolik Kelor, Karangmojo. Pemeriksa dilakukan dengan melihat sudut-sudut ruangan menggunakan alat pendeteksi logam dan senter. Selain itu, kolek buku yang dimiliki ikut diperiksa dan petugas juga mengecek kondisi instalasi listrik dengan menghidupkan dan mematikan sakelar yang ada di dalam gereja.
Kepala Unit Jibom, Gegana Polda DIY, Iptu Tri Joko mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan merupakan langkah antisipasi dalam mencegah adanya teror pada saat perayaan natal berlangsung. Menurut dia, selama pemeriksaan di keempat gereja tidak ditemukan benda-benda yang mencurigakan.
“Semua aman dan mudah-mudahan pada saat perayaan juga berjalan dengan lancar,” katanya kepada wartawan, Minggu (23/12/2018).
Disinggung mengenai sasara pemeriksaan dengan mengecek instalasi saklar, ia menjelaskan hal tersebut dilakukan untuk memastikan semua berfungsi normal. “Ini berkaitan dengan benda yang kita curigai menyangkut dengan sumber kelistrikan, karena disitu ada powernya yang bisa disisipi barang menyerupai lampu atau barang lainnya. Tapi setelah kami periksa tidak ada masalah dan semua berfungsi dengan normal,” ungkapnya.
Kapolsek Wonosari, Kompol Sutama mengatakan, pihaknya akan terus siaga membantu Polres Gunungkidul untuk mengamankan perayaan natal di seputaran Kota Wonosari. Menurut dia, sterilisasi gereja bertujuan untuk memastikan tidak ada aksi teror yang mengganggu jalannya perayaan.
“Sudah diperiksa oleh tim penjinak bom dan hasilnya tidak ada benda yang mencurigakan. Jadi steril, ada serah terima pada pihak gereja. Guna pengamanan, kami siap mengerahkan personel untuk berjaga-jaga,” katanya.
Polres Gunungkidul untuk pengamanan natal dan tahun baru mengerahkan 245 personel. Jumlah ini akan bertambah karena ada bantuan dari TNI, Pemkab Gunungkidul hingga organisasi kemasyarakatan yang siap mengamankan perayaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.
Bank Kulonprogo meraih TOP Golden Trophy 2026 lewat program kredit UMKM dan pembiayaan bagi PPPK Paruh Waktu.
Polsek Pundong mengungkap kasus pengeroyokan di Jalan Parangtritis Bantul. Lima pelaku diamankan usai aniaya pemuda.
Kemlu RI memastikan seluruh 39 WNI korban kapal tenggelam di perairan Pulau Pangkor, Malaysia, telah ditemukan.
Presiden Prabowo menegaskan penambahan alutsista TNI AU seperti Rafale untuk memperkuat pertahanan Indonesia di tengah geopolitik global.