Kuota CPNS di Gunungkidul Tak Terisi Semua

David Kurniawan
David Kurniawan Minggu, 30 Desember 2018 20:17 WIB
Kuota CPNS di Gunungkidul Tak Terisi Semua

Ilustrasi CPNS. /Antara Foto-Adwit B Pramono

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Gunungkidul memastikan 388 pelamar lolos Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Gunungkidul. jumlah yang diterima lebih sedikit karena pada saat pendaftaran dibuka terdapat 434 lowongan.

Kepala Bidang Formasi dan Pengembangan Data Pegawai, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Gunungkidul, Reny Linawati mengatakan, hasil rekrutmen CPNS 2018 telah diumumkan dan sebanyak 388 pendaftar dinyatakan lolos seleksi.

“Sudah ada hasilnya dan penilaian yang muncul berdasarkan pengolahan nilai dari panitia seleksi nasional. Adapun penilaian berdasarkan hasil tes seleksi kemampuan dasar dan seleksi kemampuan bidang yang diakumulasikan,” kata Reny kepada wartawan, Minggu (30/12/2018).

Menurut dia, dengan jumlah 388 pendaftar yang diterima maka dipastikan tidak semua formasi yang dibuka terisi penuh. Pasalnya dari hasil ini masih ada 46 formasi yang kosong karena pada saat pendaftaran ada 434 lowongan yang dibuka.

Reny menjelaskan, adanya formasi yang tak terisi sudah dapat dilihat pada saat pendaftaran CPNS ditutup. “Memang saat penutupan ada lowongan yang tidak ada pelamarnya,” ungkapnya.

Lowongan yang kosong berasal dari formasi dokter spesialis dan kuota khusus untuk disabilitas.

“Pada saat pendaftaran ada satu pelamar untuk kuota disabilitas, tapi saat tahapan penyerahan berkas, pelamar yang bersangkutan tidak menyerahkan sehingga gugur dan tak bisa lanjut ke tahapan tes berikutnya,” katanya lagi.

Kepala BKPP Gunungkidul Sigit Purwanto mengatakan, di dalam rekrutmen CPNS 2018, pemkab mendapatkan kuota sebanyak 434 formasi. Pada saat pendaftaran, tidak semua lowongan terisi karena ada fomrasi yang tidak ada pendaftar. Selain tenaga khusus disabilitas, kuota dokter spesialis merupakan formasi yang tidak ada peminatnya.

“Meski kosong, tahapan CPNS tetap jalan,” katanya.

Menurut dia, setelah pendaftaran ditutup, tahapan rekrutmen dilanjutkan ke seleksi administrasi dan sebanyak 2.047 peserta dinyatakan lolos dan berhak mengikuti tes SKD.

“Dari 2.047 peserta yang lolos hanya 131 peserta. namun adanya kebijakan dari Pusat maka dilakukan perangkingan sehingga yang berhak ikut tes SKB sebanyak 777 peserta. Untuk tes SKB sudah dilaksanakan mulai 10-15 Desember lalu,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online