Bukan Mahasiswa UNY, Ini Penjelasan RSUP Dr Sardjito tentang Warga Jepang yang Dirawat di Ruang Isolasi
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Sendang Ngembel./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Mulai dilirik banyak wisatawan menuntut Sendang Ngembel, salah satu objek wisata di Dusun Beji Wetan, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Bantul mendesak untuk dikembangkan. Sayangnya, rencana pengembangan objek wisata yang dibuka sejak empat tahun silam itu masih terkendala dana.
Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul, Annihayah mengatakan pihaknya cukup kewalahan menerima proposal dari berbagai desa yang mengajukan desanya untuk dijadikan desa wisata. Dengan demikian banyaknya proposal yang masuk membuat anggaran belum mampu mencukupi semua proposal.
Begitu pula soal Sendang Ngembel, Dispar Bantul diakui dia selalu mengadakan pertemuan sekali dalam setahun dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sendang Ngembel. Namun demikian, dia menyatakan pengembangan Sendang wisata untuk saat ini belum mengarah kepada bangunan fisik. “Anggaran yang kami miliki terbatas jadi harus satu persatu,” kata dia kepada wartawan, Selasa (8/1/2018).
Ketua Pokdarwis Sendang Ngembel, Jiriyanto mengatakan pengembangan Sendang Ngembel memang terkendala oleh beberapa hal. “Salah satunya, dari 2017 sampai 2018 kami selalu terkendala lahan untuk pengembangan wisata di Sendang Ngembel,” kata Jiriyanto.
Untuk itu, kata dia, Pokdarwis belum bisa berbuat banyak. Terlebih anggaran yang ada pun diakui dia sangat terbatas.
Dia mengatakan, Pokdarwis sempat mengusulkan untuk menyediakan fasilitas perahu bebek, namun tidak mendapat izin dari juru kunci. “Selain juru kunci, Kepala Dusun [Beji Wetan] juga tidak mengizinkan,” ucap Jiriyanto.
Secara keseluruhan, realisasi pendapatan retribusi wisata Bantul tahun lalu memang meningkat ketimbang tahun sebelumnya. Berdasarkan data Dispar Bantul, dari target sebesar Rp26,2 miliar, realisasi pendapatan yang berhasil dipungut oleh Dispar Bantul sebesar Rp29 miliar dengan angka kunjungan total mencapai lebih dari 3,6 juta orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Persib Bandung wajib meraih kemenangan atas PSM Makassar demi menjaga peluang juara Super League 2025/2026.
Bulog DIY optimistis target serapan gabah 2026 tercapai sebelum Juni di tengah panen raya dan antisipasi dampak El Nino.
Aktivitas Gunung Mayon di Filipina meningkat dengan puluhan gempa vulkanik dan aliran lava, sementara status Siaga 3 tetap berlaku.
Kapolri Listyo Sigit menargetkan pembangunan 1.500 SPPG Polri pada 2026 untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
Rey’s Mediterranean Kitchen resmi buka di Jogja dengan konsep colorful dan menu khas Mediterania, western, hingga Timur Tengah.