Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Logo Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pemkab Gunungkidul memiliki wacana untuk membangun kantor pemerintahan terpadu di satu kompleks. Rencanananya kompleks pemerintahan ini berada di Desa Siraman, Kecamatan Wonosari.
Adapun pembangunan kompleks akan dimulai tahun ini dengan dibangunnya kantor BPBD Gunungkidul. Untuk pembangunan tersebut, pemkab mengalokasikan anggaran Rp4 miliar.
Sekretaris Daerah Gunungkidul, Drajad Ruswandono mengatakan, wacana membangun gedung pemerintahan di satu kompleks sudah dimulai sejak tahun lalu. Hal ini ditandai dengan penyusunan masterplan kompleks kantor pemerintahan terpadu di Desa Siraman.
“Sudah dan di tahun ini mulai dibangun,” katanya, Sabtu (12/1/2019).
Dia menjelaskan, pembangunan kompleks ini dilakukan karena beberapa pertimbangan. Selain untuk memudahkan akses pelayanan ke masyarakat, juga berdasar lokasi sejumlah kantor pemerintahan berada di jalur utama sehingga memiliki risiko keselamatan yang harus diperhatikan.
“Ada banyak, seperti dinas sosial, DPUPRKP, disnakertrans, koperasi dan UKM, Bappeda hingga dinas pariwisata. Nanti ke depannya, kantor-kantor ini kita pindah secara bertahap ke kompleks pemerintahan di Siraman,” ungkapnya.
Menurut Drajad, pemindahan ini juga bermanfaat dari potensi bisnis. Pasalnya pemkab memiliki aset bangunan yang sangat strategis.
“Ke depan mungkin bisa dimanfaatkan untuk membangun mal, gedung bioskop hingga perhotelan. Jika ini bisa diwujudkan, maka PAD yang diperoleh bisa ditingkatkan,” kata mantan Sekretaris DPRD DIY ini.
Kepala Bidang Cipta Karya, DPUPRKP Gunungkidul Agus Subaryanto mengatakan, di tahun ini pihaknya mengagendakan pembangunan kantor BPBD di Desa Siraman. Pembangunan ini membutuhkan anggaran sekitar Rp4 miliar.
“Sudah siap dan anggaran juga sudah masuk di APBD 2019,” katanya.
Menurut dia, pembangunan gedung BPBD merupakan tahap awal karena ke depannya gedung-gedung lain akan dibangun di lokasi yang berdekatan dengan gedung Balai Latihan Kerja Gunungkidul. Agus mengungkapkan, seluruh kantor pemerintahan di Bangsal Sewokoprojo seperti Satpol PP, dinas kebudayaan, dinas komunikasi dan informatika juga akan dipindah ke kompleks ini.
“Tahun ini, kami sedang merencanakan penyusunan DED untuk kantor Satpol PP,” kata Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan Kapolda dan Pangdam bisa dimutasi jika gagal mengendalikan kebakaran hutan dan lahan.
Polres Bantul menyiagakan 120 personel untuk mengantisipasi Karhutla di tengah ancaman kemarau lebih kering akibat El Nino.
Sebanyak 297 lansia di Kecamatan Magelang Tengah lulus Sekolah Lansia. Program ini membekali peserta agar tetap sehat, mandiri, dan produktif di usia lanjut.
Gelombang tinggi menerjang pantai selatan Gunungkidul. Sebanyak 11 kapal nelayan rusak dan gelombang diperkirakan naik lagi Kamis malam.